• KANAL BERITA

Lebaran, Museum Sangiran Benahi Display

foto: suaramerdeka.com/Basuni H
foto: suaramerdeka.com/Basuni H

SRAGEN, suaramerdeka.com -  Museum Sangiran dan empat klaster di wilayah Sragen dan Karanganyar berbenah diri menyambut libur panjang Lebaran tahun ini. Seperti tahun-tahun sebelumnya, setiap libur panjang akhir tahun dan Lebaran, pengunjung meningkat tajam. Untuk itu pihak pengelola berbenah diri menyambut para wisatawan.

Kepala BPSMP Sangiran, Muhammad Hidayat mengatakan, menyambut liburan panjang pihaknya membenahi pembenahan display koleksi museum. ‘’Saat liburan Lebaran, banyak pengunjung yang datang dari luar kota, ingin melihat dan menikmati koleksi yang ada di museum Sangiran,’’ tegasnya.

Selain menikmati Museum Sangiran sekaligus kantor Balai Pelestarian Situs Manusia Purba (BPSMP) Sangiran di Desa Krikilan, Kecamatan Kalijambe, terdapat empat objek wisata. Yakni Klaster Ngebung dan Klaster Bukuran, Kalijambe lalu Klaster Manyarejo, Kecamatan Plupuh dan Klaster Dayu, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar.

Lebaran Kedua

Dia mengakui saat liburan Lebaran yang berbarengan dengan libur tahun ajaran baru bakal meningkatkan jumlah pengunjung, khususnya pengunjung keluarga. ‘’Saat liburan Lebaran, kami memang tetap buka karena memang pada Lebaran, para pengunjung yang datang memang mengalami kenaikan,’’ kata Muhammad Hidayat.

Hidayat mengatakan, biasanya pengunjung datang hari kedua Lebaran. Biasanya, pada hari itu banyak pemudik yang jalan-jalan mencari hiburan, termasuk ke Sangiran, yang selama ini dikenal sebagai objek wisata andalan Sragen.

‘’Kalau musim liburan panjang seperti Lebaran, pengunjung yang datang bisa di atas lima ribu orang. Biasanya parkir juga penuh dengan kendaraan pengunjung,’’ katanya.

Kenaikan pengunjung juga dialami di empat klaster, yang melengkapi koleksi Museum Sangiran di Krikilan. Dari empat klaster yang ada, Klaster Dayu adalah yang paling banyak menyedot pengunjung dibanding tiga klaster lain yang ada di Sragen.

Salah satu penyebabnya adalah kondisi infrastruktur jalan yang lebih baik. ‘’Infrastruktur di klaster Dayu lebih bagus, jalannya lebih lebar sehingga memudahkan pengunjung yang datang,’’ tandasnya.


(Basuni Hariwoto/CN40/SM Network)