• KANAL BERITA

Mangkrak, Rest Area Binangun Rusak

Seorang warga tengah melihat kios yang masih kosong di Rest Area Binangun baru-baru ini. Rest Area itu hingga kemarin masih mangkrak dan tidak terurus. (suaramerdeka.com/Mulyanto Ari Wibowo)
Seorang warga tengah melihat kios yang masih kosong di Rest Area Binangun baru-baru ini. Rest Area itu hingga kemarin masih mangkrak dan tidak terurus. (suaramerdeka.com/Mulyanto Ari Wibowo)

REMBANG, suaramerdeka.com - Komisi C meminta Pemkab Rembang serius menanggani bangunan di rest area Binangun di jalan pantura Desa Binangun, Kecamatan Lasem. Pasalnya, proyek tahun 2016 senilai Rp 2,24 miliar itu tidak selesai, mangkrak dan semakin rusak.

Anggota Komisi C, Muhammad Imron mengatakan, saat melakukan pengawasan ke area itu,baru-baru ini, menemukan bangunan dan lantai retak-retak serta ditumbuhi lumut. Sementara pintu terlihat melengkung. ''Cat-cat juga sudah luntur. Atap sudah bocor semua. Bangunan Rest Area Binangun ini sangat memprihatinkan,'' kata dia.

Dia menyesalkan bangunan itu mangkrak dan rusak. Bahkan, menurut dia, bangunan itu bila tidak berfungsi berpotensi untuk memboroskan anggaran. ''Bangunan belum dipakai tapi sudah rusak. Kami sangat berharap dari bangunan ini, Pemkab tidak hanya sekedar bisa merencanakan dan membangun tapi tidak bisa memanfaatkan,'' jelas dia.

Wakil Ketua Komisi C, Puji Santosa menambahkan, apabila hendak difungsikan, Pemkab Rembang harus segera melakukan pembenahan. ''Dinas terkait yang mengurusi harus segera mengambil langkah. Apa mau difungsikan. Atau bahkan mungkin mau dirobohkan sekalian,'' jelas dia.

Dia mengatakan, untuk memfungsikan bangunan itu diperkirakan membutuhkan renovasi tidak ringan. ''Semua yang rusak, dari pintu, lantai, tembok hingga atap harus diperbaiki total. Belum juga penataan lingkungan agar sesuai dengan kemanfaatan. Eman eman. Sebelum ada bangunan, Rest Area Binangun bermanfaat untuk pengendara melepas lelah. Sekarang malah tidak berguna sama sekali,'' tegas dia.

Sebelumnya, Kepala Bidang Destinasi Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Rembang, Chris Prasetyana, mengaku tahun ini mengusahakan anggaran untuk renovasi rest area Binangun sebesar Rp 1,136 miliar. Anggaran yang berasal dari Dana Alokasi Khusus (DAK) itu untuk membangun gazebo, kamar mandi, taman dan kios.

''Untuk rest area yang dibangun sebelumnya akan dibahas bersama kepala desa untuk pemanfaatannya,'' katanya.

Binangun merupakan titik lelah pengendara, sehingga bangunan tersebut dapat dikembangkan lebih baik.


(Mulyanto Ari Wibowo/CN40/SM Network)