• KANAL BERITA

Sambut Lebaran, 12 Seniman Pamerkan Langkah Baru

Sebanyak 12 seniman Borobudur memamerkan 26 karya lukis untuk menyambur libur Lebaran 2018. (suaramerdeka.com/MH Habib Shaleh)
Sebanyak 12 seniman Borobudur memamerkan 26 karya lukis untuk menyambur libur Lebaran 2018. (suaramerdeka.com/MH Habib Shaleh)

MAGELANG, suaramerdeka.com - Untuk menyambut libur Lebaran 2018, Komunitas Seniman Borobudur Indonesia (KSBI) 15 Kabupaten Magelang menggelar pameran seni lukisan dan patung di Galeri Seni Limanjawi Art House, Borobudur, Kabupaten Magelang.

Pameran yang melibatkan 12 seniman ini, akan dibuka Minggu 17 Juni 2018 dan berlangsung hingga 10 Juli 2018 mendatang. Para seniman mengangkat tema New Step atau Langkah Baru. "Langkah Baru merupakan inti dari pesan Idul Fitri di mana manusia akan terlahir kembali dalam keadaan baru," kata pendiri Limanjawi Art House, Umar Chusaeni.

Menurut Umar, pameran ini juga mengusung semangat kebersamaan yakni ketika masing-masing seniman dengan karakter berbeda berkolaborasi menjadikan warna dalam kebersamaan. Mereka memamerkan 26 karya lukisan dan satu patung dengan karakter berbeda dan aliran beragam seperti abstrak, dan dekoratif.

Ini terlihat pada lukisan Alex Sunari berjudul 50 Wajah Anak-anak, yang menggambarkan anak-anak bermain dolanan tradisional di halaman Candi Mendut. Lalu lukisan Suyatno berjudul Angkara Murka, yang mengisahkan penculikan Dewi Shinta oleh Rahwana.

Kemudian lukisan Puji Hartono alias VJ bertema Chicken Feet karya Puji atau VJ yang menceritakan kisah anak sekolah diejek karena tulisannya seperti ceker ayam. "Pengalaman masa kecil menjadi inspirasi saya. Dulu saya sering diejek karena tulisan saya seperti ceker ayam," jelas Puji.

Ada pun pelukis muda Yeremia Eka memamerkan lukisan berjudul King And Me. Lewat karyanya ini, Yeremia Eka ingin memperlihatkan sosok diri seperti kartu raja king dalam kartu yang terdapat dua sisi, sisi baik dan sisi egois.

Menurut Umar, pameran seni ini menjadi ajang unjuk kreativitas dan seni para seniman lokal Borobudur. Dikatakan bahwa para seniman Borobudur memiliki potensi tinggi untuk pentas di level nasional. Pameran ini juga sekaligus untuk menciptakan daya tarik wisata baru guna mendorong pengunjung Candi Borobudur menyebar ke pedesaan.

"Selama libu Lebaran Candi Borobudur akan dipadati ratusan ribu pengunjung. Mereka butuh wisata alternatif. Galeri Limanjawi ini siap menyambut wisatawan keluarga, perorangan atau rombongan," ujarnya.

Disebutkan 15 seniman lokal Borobudur yang berpaertisipasi yakni Alex Sunari, Easting Medi, Kristi YN, Munir TPR, Nurochim, Remmy Saputra, Sujono Keron, Suyatno, Tantto, Umar Chusaeni, VJ, Wawan Geni, Yasumi Ishii.


(MH Habib Shaleh/CN40/SM Network)