• KANAL BERITA

Pasokan Elpiji Ditambah 10 Persen

GM PT Pertamina (Persero) MOR IV wilayah Jateng-DIY, Yanuar Budi Hartanto. (suaramerdeka.com/Ranin Agung)
GM PT Pertamina (Persero) MOR IV wilayah Jateng-DIY, Yanuar Budi Hartanto. (suaramerdeka.com/Ranin Agung)

UNGARAN, suaramerdeka.com - PT Pertamina (Persero) MOR IV wilayah Jateng-DIY menyiapkan tambahan pasokan elpiji sebanyak 10 persen dari volume hari biasa. Upaya tersebut diberlakukan guna mengantisipasi kelangkaan elpiji di agen mau pun pangkalan.

“Kita sadari wilayah Jateng dan DIY akan ada tambahan manusia, karena banyak yang mudik ke kampung halaman, kita sudah antisipasi itu. Salah satunya dengan menambah pasokan elpijinya. Penambahan 10 persen pasokan berlaku pada H-7 hingga H+7 Idul Fitri 2018,” kata GM PT Pertamina (Persero) MOR IV wilayah Jateng-DIY, Yanuar Budi Hartanto, Rabu (13/6).

Menurutnya, pada 15 Juni 2018 atau bertepatan dengan libur Idul Fitri memang tidak ada penyaluran. Tetapi, per 16 Juni 2018 nanti penyaluran elpiji dipastikan sudah normal lagi. “Jadi masyarakat tidak perlu khawatir akan kehabisan bahan bakar elpiji,” tandasnya.

Semisal ada warung penjual elpiji di dekat rumah yang tutup, lanjut Yanuar, warga bisa datang ke SPBU terdekat untuk membeli elpiji. Menyusul pihaknya sudah mempersiapkan pasokan elpiji 3 kilogram, 5,5 kilogram, mau pun 12 kilogram di sana.

Terlepas dari itu, pasca dibentuknya Satgas Idul Fitri 2018, PT Pertamina melihat memang sudah ada lonjakan permintaan elpiji. Hanya saja, dari pengamatannya tidak ada gejolak di lapangan.

“Volume pasokan sebelum ditambah, rata-rata 3.674 metrik ton. Artinya, jika ditambah 10 persen ada pasokan sekitar 4.000an metrik ton yang akan didistribusikan,” imbuhnya.

 


(Ranin Agung/CN40/SM Network)