• KANAL BERITA

10 Anak Pengidap HIV Terima Bantuan

UANG SANTUNAN: Uang santunan para dermawan, Selasa (12/6) disiapkan untuk diserahkan ke 10 anak yatim, piatu dan yatim piatu pengidap HIV. (Foto: suaramerdeka.com/Achmad Hussain)
UANG SANTUNAN: Uang santunan para dermawan, Selasa (12/6) disiapkan untuk diserahkan ke 10 anak yatim, piatu dan yatim piatu pengidap HIV. (Foto: suaramerdeka.com/Achmad Hussain)

KLATEN, suaramerdeka.com - 10 anak pengidap HIV di Kabupaten Klaten menerima bantuan. Bantuan diserahkan dalam bentuk asupan makanan dan uang.

Pengelola Program Komisi Penanggulangan HIV/ Aids (KPA) Kabupaten Klaten, Fauzi Rivai mengatakan 10 anak itu merupakan anak yatim, piatu atau yatim piatu pengidap virus HIV dari berbagai wilayah.

"Bantuan yang diberikan untuk menambah gizi agar daya tahan tubuhnya terus kuat," ungkapnya, Selasa (12/6).

Dikatakannya, anak-anak itu mengidap virus akibat tertular orang tuanya. Selain mengidap HIV, anak sebanyak itu sudah ada yang tidak berayah dan ibu sehingga dirawat saudaranya. Ada juga yang sudah tidak memiliki ayah atau ibu saja akibat virus.

Selama ini, anak-anak itu sudah mendapatkan obat antiretroviral dari pemerintah bersama orang tuanya. Namun untuk menjaga daya tahan tubuh diperlukan asupan gizi cukup agar virus tak mengganas.

Ahmad Jatikusumo relawan dari Grup Medsos New Sepakat  Kabupaten Klaten (NSK) mengatakan santunan berasal dari para dermawan anggota grup dan non anggota.  Anggotanya dari kalangan pejabat Pemkab, tokoh masyarakat, agama dan aktivis sosial.

Sementara itu anggota KPA, Amin Bagus Panuntun mengatakan kepedulian elemen masyarakat diharapkan ikut menyadarkan masyarakat bahwa HIV  berbahaya tetapi tidak mudah menular.

"Kalau hanya bergaul dan bersentuhan tidak akan menularkan," katanya.

Kiko, orang tua salah satu anak mengatakan anak lelakinya positif sejak balita. Saat ini terus minum obat bersama dirinya rutin setiap hari. Dia masih bersyukur tidak semua keluarganya terkena HIV.


(Achmad Hussain/CN41/SM Network)