• KANAL BERITA

Carter Feeder Hanya Sore Hari

Angkutan pengumpan (feeder) Batik Solo Trans (BST) melintas di Jalan Adisucipto. (suaramerdeka.com/Yusuf Gunawan)
Angkutan pengumpan (feeder) Batik Solo Trans (BST) melintas di Jalan Adisucipto. (suaramerdeka.com/Yusuf Gunawan)

SOLO, suaramerdeka.com - Para pengemudi angkutan kota (angkuta) atau feeder Batik Solo Trans (BST) diperbolehkan melayani carter (sewa kendaraan untuk keperluan lain) selama libur Lebaran, namun waktunya sore hari atau di luar jam operasional.

"Sebenarnya carter tetap tidak diizinkan. Namun kami memberikan toleransi (feeder bisa dicarter) kalau sore hari atau di luar jam operasional," tegas Kepala Dinas Perhubungan (Dishub), Hari Prihatno, Selasa (12/6).

Dispensasi itu diberikan lantaran momentum Lebaran biasa digunakan warga untuk bepergian secara berombongan. "Yang harus diutamakan adalah feeder harus beroperasi seperti biasa mulai pagi sampai sore," jelasnya. 

Saat ini angkuta beroperasi sebagai feeder (kendaraan pengumpan) BST di belasan koridor mulai pukul 06.00-17.00 WIB. Sebagian kendaraan sudah diremajakan pemkot, sebagai bagian dari penataan layanan transportasi massal di Kota Solo.

Sementara itu Ketua Koperasi Trans Roda Sejati (TRS), Triyono, justru mengaku, tidak memberikan batasan durasi atau jarak tempuh bagi angkuta yang dicarter. Carter feeder tidak berdampak signifikan terhadap pelayanan transportasi kepada penumpang.

"Nggak mungkin semua angkuta dalam satu jalur akan dicarter. Misalnya dalam satu jalur ada 20 unit, yang dicarter biasanya hanya tiga sampai empat unit saja," kata dia.

Organisasi pengemudi angkuta itu juga membebaskan pengemudi melayani carteran kapan pun. "Carteran tetap kami layani, karena penumpang harian sudah mulai sepi. Penumpang langganan juga tinggal sedikit. Carteran pun biasanya hanya nge-drop atau menjemput penumpang," terangnya. 


(Agustinus Ariawan/CN40/SM Network)