• KANAL BERITA

Pemudik Lewat Tol, Pasar Setono dan Gramer Sepi

Pemasaran batik masih sepi baik itu terjadi di Pasar Grosir Setono mau pun Grosir Gamer. (suaramerdeka.com/Trias Purwadi)
Pemasaran batik masih sepi baik itu terjadi di Pasar Grosir Setono mau pun Grosir Gamer. (suaramerdeka.com/Trias Purwadi)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com – Penggunaan fungsional tol berdampak pada aktivitas bisnis Kota Pekalongan. Banyak pemudik lewat jalan tol dan tidak masuk dalam kota, menjadi alasan aktivitas bisnis di kota sepi. Bahkan lebih sepi dibanding tahun lalu, tidak terkecuali penjualan batik Pekalongan.

Selama arus mudik hingga Selasa (12/6) ini, penjualan batik di jalur pantura khususnya di Pasar Grosir Setono dan Grosir Gamer sepi. Padahal menjelang Lebaran tahun ini para pedagang berbenah dan berharap penjualan batik ramai di jalur pantura, kembali ramai seperti tahun-tahun sebelumnya.

‘’Selama arus mudik hingga kini (kemarin-Red), penjualannya sangat sepi. Kalau tahun lalu penurunnya 75 persen, kali ini bisa sama atau bahkan penurunannya lebih besar dibanding tahun ini,’’ kata seorang pedagang, kemarin.

Beberapa pedagang menjelaskan, sepinya penjualan itu diketahui karena jalur pantura di Pekalongan lengang. Mobil-mobil dari Jakarta atau Jawa Barat dicegat di Pemalang dan diarahkan lewat tol. Sehingga sangat sedikit yang masuk jalur Pantura Pekalongan.

‘’Yang lewat hanyalah kendaraan bermotor. Karena itu, tak heran penjualan batik menjadi sepi. Kami pedagang di Setono benar-benar prihatin pada penjualan pada arus mudik kali ini,’’ katanya.

Sedangkan pedagang Grosir Gamer masih agak lumayan karena tetap membuka usaha siang dan malam mulai pukul 10.00 WIB hingga 04.00 WIB. Kendaraan bermotor sebagian besar berjalan malam hari. Sebagian dari pemudik bermotor  mampir ke Grosir Gamer karena tetap buka hingga dinihari.

Kasi UMK Dinas Perdagangan Koperasi dan UMK Kota Pekalongan, Very Yudianto, membenarkan sepinya penjualan batik saat arus mudik kali ini. ‘’Kita tidak bisa berbuat banyak karena kendaraan dari Pemalang di arahkan masuk tol di Pemalang. Sedangkan yang masuk Pekalongan hanyalah kendaraan roda dua dan mobil yang hendak pulang ke Pekalongan dan Batang,’’ tuturnya.

Sementara itu, pembangunan exit tol menuju ke Pekalongan sampai sekarang juga belum jadi sehingga selama Lebaran kali ini exit tol belum dioperasikan. Wajar jika arus mudik tak banyak yang mampir ke Pekalongan. ‘’Kami berharap jika exit tol selesai, penjualan  kembali ramai. Karena itu, para pedagang berharap exit tol agar segera diselesaikan,’’ kata Very.

Dia mengakui banyak pedagang yang melaporkan tentang kondisi mereka. Meereka mengeluhkan karena pemasaran batik selama arus mudik sangat sepi. ‘’Kita juga tak bisa berbuat banyak, karena kondisinya memang seperti itu yakni exit tol belum jadi,’’ katanya.

Kepala Bappeda setempat Anita Heru Kusumorini pernah menjelaskan, exit tol sampai sekarang belum bisa digunakan karena pembangunannya belum selesai. Bahkan urukan tanahnya belum mengeras. ’’Diperkirakan, Agustus mendatang exit tol baru bisa selesai dikerjakan,’’ katanya. 


(Trias Purwadi/CN40/SM Network)