• KANAL BERITA

Lebaran, Seluruh Pengungsi Pulang

Relawan mengusung bantuan untuk diserahkan ke posko bencana Merapi di Kantor Kecamatan Selo, belum lama ini. (suaramerdeka.com/Joko Murdowo)
Relawan mengusung bantuan untuk diserahkan ke posko bencana Merapi di Kantor Kecamatan Selo, belum lama ini. (suaramerdeka.com/Joko Murdowo)

BOYOLALI, suaramerdeka.com - Menjelang Lebaran, seluruh pengungsi di tempat penampungan pengungsi sementara (TPPS) Desa Tlogolele, Kecamatan Selo kembali pulang ke rumah masing- masing. Selain kondisi Gunung Merapi dinilai relatif aman, warga ingin merayakan Lebaran di rumah.

Namun warga tetap diminta waspada, mengingat hingga kini status Merapi masih dinyatakan waspada, sewaktu-waktu kondisi itu bisa berubah. ‘’Pengungsi sudah pulang semua sejak Sabtu (9/6) lalu,’’ ujar Kadus Stabelan, Desa Tlogolele, Maryanto, Selasa (12/6).

Untuk mengantisipasi perubahan kondisi Merapi, warga, utamanya di Dukuh Stabelan menggelar ronda atau jaga malam secara bergiliran. Jika ada tanda- tanda Merapi mengalami erupsi, warga bisa cepat mengungsi.

‘’Jangan sampai lengah, meski pun kelihatannya Merapi sudah aman. Sebab hingga kini status Merapi masih dalam kondisi waspada,’’ kata Kades. 

Pihaknya meminta warga sudah mempersiapkan barang-barang berharga yang akan dibawa mengungsi sewaktu- waktu.

‘’Jadi, begitu terjadi sesuatu, maka warag bisa cepat mengungsi seraya membawa barang yang dibutuhkan. Jarak Dukuh Stabelan dengan puncak Merapi hanya sekitar 3 km, jadi warga tak boleh lengah,’’ jelasnya.

Kades masih mengaktifkan posko di tingkat desa, petugas dan sukarelawan tetap siaga, utamanya pada malam hari. Posko sekaligus digunakan untuk menjaga keamanan warga.

Sementara pengungsi kosong, TPPS Desa Tlogolele, Maryanto masih ada petugas berjaga secara bergiliran, termasuk peralatan tidur juga masih tersedia. ‘’Untungnya, TPPS itu adalah bangunan permanen. Jadi kami tidak perlu melakukan bongkar pasang," tandasnya. 

 

 

 

 


(Joko Murdowo/CN40/SM Network)