• KANAL BERITA

Peningkatan Volume Kendaraan Masih Landai

Foto: istimewa
Foto: istimewa

SLEMAN, suaramerdeka.com - Hingga H-6, peningkatan arus mudik di jalur wilayah Sleman terpantau masih landai. Hasil monitoring Dinas Perhubungan (Dishub), kenaikan volume kendaraan roda empat masih sekitar 4 persen sedangkan roda dua 2 persen.

"Belum ada peningkatan signifikan, masih landai-landai saja," ungkap Kepala Dishub Sleman Mardiyana saat mendampingi Wakil Bupati melaksanakan kegiatan pantauan di pertigaan Maguwoharjo, Minggu (10/6).

Untuk antisipasi kemacetan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah jalur alternatif. Beberapa titik kemacetan antara lain pertigaan Maguwoharjo, depan Pasar Gamping, dan timur jembatan Krasak Tempel yang merupakan akses masuk ke Kabupaten Sleman.

Untuk menghindari macet, pemudik dari jalur arah utara disarankan belok kiri setelah Jembatan Krasak menuju Turi-Pakem-Cangkringan-Kalasan, dan tembus hingga ke Jalan Solo. Sementara itu, jalur masuk dari timur melewati Prambanan-Piyungan-ring road, sedangkan jalur barat dari Purworejo masuk ke Moyudan lalu ke Tempel atau Godean.

Kapolres Sleman AKBP M Firman Lukmanul Hakim mengatakan yang ikut mendampingi rombongan mengatakan, untuk pengamanan arus mudik kali ini pihaknya mengerahkan 500 personel yang disebar di beberapa titik pos pemantauan dan pengamanan. 

"Insya Allah lebaran nanti aman. Untuk langkah antisipasi, kami tetap akan perketat keamanan dengan melibatkan unsur Brimob dan TNI," katanya.

Wakil Bupati Sleman Sri Muslimatun menambahkan, kondisi di beberapa titik untuk sementara masih terkendali tapi tidak tertutup kemungkinan akan terjadi kemacetan. Terlebih, Sleman merupakan pintu masuk ke DIY dari arah barat, utara, dan timur. Oleh karena itu, dia berpesan kepada semua pihak agar bekerja cerdas untuk mengurai persoalan di lapangan.


(Amelia Hapsari/CN42/SM Network)