• KANAL BERITA

Belum Bayar THR, Pengusaha Bisa Kena Denda Lima Persen 

Ilustrasi Istimewa
Ilustrasi Istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jawa Tengah Wika Bintang menegaskan akan memberlakukan denda sebesar lima persen kepada pengusaha, yang belum membayarkan tunjangan hari raya (THR) sampai H-7 Lebaran atau 8 Juni 2018.

“Kalau H-7 masih ada perusahaan yang belum membayar THR, berarti dia kena sanksi membayar lima persen denda. Denda lima persen itu diserahkan untuk kesejahteraan pekerja. Di samping itu, hak THR juga harus dibayarkan,” kata Wik, dilansir dari Radio Idola.

Menurutnya, pengusaha di Jateng dilarang menunda pembayaran THR kepada pekerjanya. Sebab, para karyawan atau pekerja itu bekerja memeras keringat untuk kepentingan pemilik modal atau pengusaha.

Pemberian THR sudah menjadi kewajiban dari pengusaha, untuk membayarkan THR kepada pegawainya. Baik secara proposional karena belum genap setahun bekerja, atau sesuai upah yang diterima bila sudah bekerja di atas setahun.

Lebih lanjut Wika Bintang mengimbau, bagi pekerja yang belum mendapatkan THR sampai di H-7 Lebaran, maka bisa melapor ke disnaker setempat. Sehingga, pihaknya akan melakukan supervisi kepada para pengusaha yang belum bisa terealisasi. 


(ER Maya/CN19/SM Network)