• KANAL BERITA

Sejumlah Proyek di Kab Semarang Dikerjakan Setelah Idul Fitri

Foto: suaramerdeka.com / Ranin Agung
Foto: suaramerdeka.com / Ranin Agung

UNGARAN, suaramerdeka.com - Bupati Semarang Mundjirin membenarkan, jika sampai Juni 2018 ada sejumlah paket pekerjaan yang belum dilaksanakan. Selain revitalisasi Pasar Suruh, ia menyebutkan ada paket pekerjaan pembangunan RSUD Ungaran tahap II, hingga pekerjaan penataan Kawasan Wisata Bandungan yang rencananya akan dimulai setelah Idul Fitri 2018.

“Yang rumah sakit, terlambat karena DEDnya tidak kunjung selesai. Padahal seharusnya awal tahun ini sudah selesai, setelah saya panggil ternyata untuk menyusun DED anggarannya jauh memenuhi syarat keuangan,” kata dia, Jumat (8/6).

Setelah diselesaikan, menurutnya sekarang sudah ada kontraktor pemenang lelang untuk pembangunan RSUD Ungaran Tahap II. Sementara revitaliasi Pasar Suruh dan penataan Pasar Bandungan, keduanya bakal dimulai setelah Idul Fitri 2018. Alasannya, mayoritas pedagang meminta bisa berjualan sampai Lebaran. Bupati Mundjiirn mengaku memaklumi permintaan pedagang apalagi ini mendekati Lebaran.

“Nanti Pak, jangan dibongkar dan pindah sekarang. Itu permintaan pedagang, kita tidak bisa keras apalagi ketika  ngemong  masyarakat. Memang risikonya besar, tetapi pemborong dan pemenang sudah sanggup,” jelasnya.

Berkaitan dengan sejumlah paket pekerjaan yang lain, lanjutnya, memang terkendala proses lelang mengingat mulai tahun ini seluruh lelang harus masuk ke unit layanan pengadaan (ULP) Kabupaten Semarang. Berbeda dengan dahulu yang bisa dilelang mandiri oleh organisasi perangkat daerah (OPD) pengguna anggaran. “Di sisi lain, personel ULP memang terbatas. Tetapi kelompok kerja (pokja) sudah siap semua, ada dari Dinas Pekerjaan Umum yang dijadikan anggota pokja,” imbuhnya.

Adapun pengawasan atas progres dan hasil pekerjaan, Bupati Semarang menandaskan, seluruhnya dibahas setiap bulan dalam rapat pengendalian operasional kegiatan (POK) melibatkan seluruh OPD terkait. “Masyarakat perlu tahu mengapa pembangunan pasar termasuk lambat karena menunggu waktu Lebaran. Mudah-mudahan saja penggarapannya bisa selesai cepat sehingga tidak terbengkalai,” tandasnya.


(Ranin Agung/CN26/SM Network)