• KANAL BERITA

Pemudik Bisa Gunakan JKN-KIS di Kota Semarang

Kepala Kantor Cabang Utama BPJS Kesehatan Semarang, dr Bimantoro (tengah) berfoto bersama Direktur RS Wiliamboth, Kadarsih dan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes kota Semarang, Lilik Farida. (Foto: suaramerdeka.com/M Alfi Makhsun)
Kepala Kantor Cabang Utama BPJS Kesehatan Semarang, dr Bimantoro (tengah) berfoto bersama Direktur RS Wiliamboth, Kadarsih dan Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinkes kota Semarang, Lilik Farida. (Foto: suaramerdeka.com/M Alfi Makhsun)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Menyambut arus mudik dan balik lebaran, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Semarang meluncurkan fasilitas khusus bagi pemudik yang sudah menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional -Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) pada 7-23 Juni mendatang. Mereka yang berasal dari luar Kota Semarang tetap bisa menggunakan kartu JKN-KIS untuk berobat tanpa perlu mendapatkan rujukan dari dokter keluarga mereka dari tempat asal.

Kepastian fasilitas ini diungkapkan Kepala Kantor Cabang Utama (KCU) BPJS Semarang, dr Bimantoro dalam acara Mudik Nyaman Bersama BPJS Kesehatan di kantornya, Senin (4/6) kemarin. Dikatakan untuk peserta JKN-KIS yang menjalani mudik, apabila membutuhkan pelayanan kesehatan di luar kota dapat memperoleh pelayanan kesehatan pada Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan walaupun peserta tidak terdaftar di FKTP tersebut.

''Hal tersebut juga sudah menjadi bagian dari perjanjian kerjasama antara BPJS Kesehatan dan faskes (fasilitas kesehatan). Dalam hal ini faskes juga tidak diperkenankan menarik biaya tambahan," kata  kata Bimantoro.

Kewajiban melayani peserta luar wilayah saat libur lebaran juga berlaku bagi FKTP Non Puskesmas (Klinik Pratama dan Dokter Praktek Perorangan) yang membuka praktek pelayanan kesehatan. Bimantoro juga menyebut apabila tidak terdapat FKTP yang dapat memberikan pelayanan saat libur lebaran di wilayah tersebut atau peserta membutuhkan pelayanan di luar jam buka layanan FKTP, peserta dapat dilayani di IGD Rumah Sakit untuk mendapatkan pelayanan medis dasar.

''Penting diketahui bahwa pelayanan kesehatan tersebut hanya berlaku bagi peserta JKN-KIS dengan status kepesertaan aktif,'' tandas Bimantoro.

Sementara itu, Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Semarang, Lilik Farida dikesempatan yang sama mengatakan di Kota Semarang, ada 11 Puskesmas yang membuka layanannya hingga 24 jam. Yakni Puskesmas Halmahera, Karangdoro, Banget Ayu, Tlogosari Kulon, Ngresep, Srondol, Gunung Pati, Mijen, Karang Malang dan Ngalian Mangkang.

''Selama cuti lebaran pada 11-20 Juni, akan ada 11 Puskesmas yang membuka pelayanan rawat inapnya selama 24 jam. Tetapi untuk layanan rawat jalan, kami libur pada tanggal 15,16 dan 17,'' kata Lilik Farida.


(M Alfi Makhsun/CN41/SM Network)