• KANAL BERITA

Merawat Penderita Cacat Ganda Butuh Kesabaran Ekstra

SERAHKAN BANTUAN: Kepala Cabang BAF Semarang Ernawan Pribadi dan Area Marketing Manager Agus Heryawan secara simbolis menyerahkan bantuan kepada perwakilan yayasan panti asuhan Al Rifdah Tlogomulyo, Semarang, Senin (4/6). (suaramerdeka.com/Arie Widiarto)
SERAHKAN BANTUAN: Kepala Cabang BAF Semarang Ernawan Pribadi dan Area Marketing Manager Agus Heryawan secara simbolis menyerahkan bantuan kepada perwakilan yayasan panti asuhan Al Rifdah Tlogomulyo, Semarang, Senin (4/6). (suaramerdeka.com/Arie Widiarto)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Panti Asuhan Cacat Ganda Al Rifdah Tlogomulyo  Semarang menampung puluhan anak-anak-anak jalanan difabel yang sudah tidak diurus oleh keluarganya. Mereka sebagian besar memiliki cacat fisik maupun mental sejak lahir.

''Mereka dibuang oleh keluarganya, dan masyarakat. Kami bawa kesini untuk dirawat dengan kasih sayang,'' ungkap wakil pemilik Panti Asuhan Al Rifdah Neneng saat menerima rombongan dari Bussan Auto Finance (BAF) Semarang, Senin (4/6).

Rombongan manajemen BAF dipimpin oleh Area Marketing Manager Agus Heryanto dan Kepala Cabang Semarang Ernawan Pribadi.

Menurut Neneng, saat ini ada 72 anak-anak dan remaja yang menghuni panti tersebut. Ia mengungkapkan merawat anak cacat ganda butuh kesabaran ekstra dan ketelatenan.

''Tak hanya itu, kami pun harus merawat dengan penuh kasih karena mereka juga butuh perhatian, layaknya anak-anak normal,'' paparnya.

Sementara itu, Area Marketing Manager Agus Heryanto  menyampaikan, pada Ramadan ini perusahaan yang bergerak di bidang pembiayaan sepeda motor Yamaha, produk elektronik dan rumah tangga serta mesin pertanian tersebut secara nasional menyelenggarakan kegiatan ''Berbagi kebahagiaan di bulan Ramadan''.

Untuk Semarang dipusatkan di panti asuhan Al-Rifdah.

''Kami berikan bantuan keperluan anak-anak panti di sini seperti pampers dan bahan pokok. Barang yang kami yang benar-benar dibutuhkan di sini sehingga tepat sasaran,'' jelasnya.

Secara nasional, lanjut Agus, kegiatan serupa digelar serentak di 9 kota besar di Indonesia antara lain Jakarta, Bandung, Surabaya dan Makassar. Khusus di Semarang, BAF juga membawa badut untuk menghibur anak-anak panti asuhan.


(Arie Widiarto/CN39/SM Network)