• KANAL BERITA

Kantor Bupati Semarang Belum Ramah Difabel

Foto: Istimewa
Foto: Istimewa

UNGARAN, suaramerdeka.com - Community Organisers (CO) Pusat Pengembangan Rehabilitasi Berbasis Masyarakat Kabupaten Semarang, Siti Dana Pantiretnani menilai, fasilitas publik di Kabupaten Semarang belum semuanya ramah difabel. Dirinya mencotohkan, bangunan kantor desa dan kantor kecamatan yang rata-rata masih belum pro terhadap komunitas ini.

“Kelompok kami ada istilah mini people, jika mengakses layanan di kantor pemerintahan mejanya terlalu tinggi sehingga wajah mereka menjadi tidak terlihat karena tertutup meja,” ujarnya, Senin (4/6).

Belum lama ini, ia telah melakukan uji akses di Kantor Bupati Semarang. Yang dijumpai adalah tidak ada akses bagi penyandang disabilitas di kantor tersebut.

“Ternyata belum ramah difabel. Kita pun meminta Kantor Bupati juga ramah difabel, tujuannya supaya teman-teman disabilitas tidak kesulitan akses,” imbuhnya.

Kaitannya dengan rencana pembangunan sejumlah fasilitas publik termasuk pasar tradisional, Siti Dana, kembali mengingatkan agar semuanya ramah difabel. Terbaru, adalah pembangunan Pasar Suruh. Minimal menurutnya, harus ada fasilitas yang dibutuhkan warga berkebutuhan khusus.

“Alangkah lebih baik jika pasar tradisional dibuat ramah difabel, dengan demikian teman-teman kami bisa berpartisipasi di sana,” pintanya.

Apabila dapat menjalankan aktivitas di pasar tradisional, pihaknya optimistis, para penyandang disabilitas akan lebih percaya diri. Kemarin, dirinya bersama sejumlah penyandang disabilitas telah menanyakan fasilitas khusus di Pasar Suruh kepada Bupati Semarang Mundjirin. Paling tidak, lanjutnya, ada fasilitas jalur khusus untuk tuna netra serta akses bagi warga yang menggunakan sepatu roda.

“Ketika itu, Bupati Semarang menjawab desainnya sudah ada akses disabilitas termasuk ruang laktasi. Hanya saja, kita belum mengetahui desainnya seperti apa. Rencananya akan tanya ke DPU, mengingat kami khawatir teman-teman disabilitas tidak bisa mengakses Pasar Suruh yang sedang dalam pembangunan,” tandasnya.


(Ranin Agung/CN39/SM Network)