• KANAL BERITA

Petugas Kesehatan Turun ke Kelurahan Terdampak Rob

Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kota Pekalongan memberikan pengobatan gratis kepada warga terdampak rob di Salam Manis, Kelurahan Kandang Panjang, Kecamatan Pekalongan Utara. (suaramerdeka.com/dok)
Tim Aksi Cepat Tanggap (ACT) Kota Pekalongan memberikan pengobatan gratis kepada warga terdampak rob di Salam Manis, Kelurahan Kandang Panjang, Kecamatan Pekalongan Utara. (suaramerdeka.com/dok)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com - Setelah rob surut, Dinas Kesehatan Kota Pekalongan menurunkan petugas kesehatan ke kelurahan-kelurahan terdampak rob, untuk memantau kondisi lingkungan dan mencegah berbagai penyakit setelah rob surut.

‘’Kami sudah menugaskan seluruh puskesmas di kelurahan terdampak rob untuk lebih proaktif terjun ke lapangan guna memberikan pelayanan kepada masyarakat,’’ kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Pekalongan, Slamet Budiyanto, Senin (4/6).

Selain memberikan pelayanan pengobatan kepada masyarakat, petugas puskesmas mencari informasi terkait berbagai kemungkinan penyakit setelah rob. ‘’Petugas berkoordinasi dengan lurah, RT dan kader untuk mencari informasi dampak rob apa saja,'' jelasnya.

Beberapa penyakit yang perlu diwaspadai masyarakat di daerah-daerah terdampak rob antara lain penyakit kulit dan diare. Untuk penyakit kulit, Dinas Kesehatan Kota Pekalongan telah mendistribusikan obat kulit ke kelurahan-kelurahan. ‘’Obat kulit sudah dititipkan ke kader. Masyarakat yang membutuhkan obat kulit bisa dimintakan ke kader,’’ tambahnya.

Selain itu, masyarakat yang tinggal di kelurahan-kelurahan terdampak rob juga diminta mewaspadai penyakit leptospirosis atau demam kencing tikus. Kotoran dan kencing tikus yang tercampur rob rentan menyebarkan bakteri leptospira, penyebab leptospirosis.


(Red/CN40/SM Network)