• KANAL BERITA

Pemudik Bisa Periksa di Mana Saja

Jangan Lupa Bawa Kartu JKN-KIS

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan Yessi Kumalasari menjelaskan pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS selama libur Lebaran, Senin (4/6). (suaramerdeka.com/Isnawati)
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan Yessi Kumalasari menjelaskan pelayanan kesehatan bagi peserta JKN-KIS selama libur Lebaran, Senin (4/6). (suaramerdeka.com/Isnawati)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com – BPJS Kesehatan mempermudah pelayanan kesehatan bagi pemudik yang menjadi peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). Apabila membutuhkan penanganan kesehatan bisa mendapatkan pelayanan kesehatan pada fasilitas kesehatan (faskes) terdekat, meski pun peserta tidak terdaftar di fasilitas kesehatan tersebut.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan, Yessi Kumalasari, Senin (4/6), mengatakan kewajiban melayani peserta luar wilayah saat libur Lebaran juga berlaku bagi fasilitas kesehatan tingkat pertama (FKTP) non puskesmas seperti klinik pratama dan dokter praktik perorangan yang membuka praktik pelayanan kesehatan.

Apabila tidak terdapat fasilitas kesehatan tingkat pertama yang dapat memberikan pelayanan saat libur Lebaran di wilayah tersebut, atau peserta membutuhkan pelayanan di luar jam buka layanan FKTP, maka peserta dapat dilayani di IGD rumah sakit untuk mendapatkan pelayanan medis dasar.

Dia meminta peserta JKN-KIS untuk tidak perlu khawatir saat libur Lebaran nanti. ‘’Selama libur Lebaran, 7 Juni sampai 23 Juni, peserta JKN-KIS tetap berhak atas jaminan pelayanan kesehatan.Kami mengingatkan kepada peserta JKN-KIS yang mudik untuk selalu membawa kartu JKN-KIS,’’ katanya.

Selain itu, selama libur Lebaran, BPJS Kesehatan Cabang Pekalongan membuka pelayanan khusus. Mulai 11 sampai 14 Juni, serta tanggal 18 hingga 20 Juni, kantor BPJS Kesehatan Kota Pekalongan tetap buka. Namun, jam pelayanan dibatasi mulai pukul 08.00 hingga pukul 12.00 WIB.

Menurut Yessi ada beberapa pelayanan khusus yang diberikan dalam kurun waktu tersebut. Di antaranya pendaftaran peserta bayi baru lahir untuk segmen pekerja penerima upah (PPU) anak pertama sampai anak ketiga. Selain itu, perubahan data dan cetak kartu bagi peserta karena kartu hilang atau peserta belum menerima kartu JKN-KIS.


(Isnawati/CN40/SM Network)