• KANAL BERITA

KPU Gamang Pindahkan TPS dari KRB

SIRAM POHON: Sukarelawan Forum Merapi Merbabu Hijau (FMMH) Jatmiko menyiram bibit pohon yang ditanam di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) meski aktivitas Merapi meningkat. (Foto suaramerdeka.com/MH Habib Shaleh)
SIRAM POHON: Sukarelawan Forum Merapi Merbabu Hijau (FMMH) Jatmiko menyiram bibit pohon yang ditanam di kawasan Taman Nasional Gunung Merapi (TNGM) meski aktivitas Merapi meningkat. (Foto suaramerdeka.com/MH Habib Shaleh)

KOTA MUNGKID, suaramerdeka.com - KPU (Komisi Pemilihan Umum) Kabupaten Magelang masih gamang untuk memindahkan TPS (Tempat Pemungitan Suara) dari Kawasan Rawan Bencana (KRB), utamanya yang tertimpa hujan abu.

“Kami akan melihat perkembangan aktivitas Merapi menjelang pilkada serentak 27 Juni 2018,” kata Suviratno, Divisi Teknis KPU Kabupaten Magelang, Minggu (3/6).

Untuk itu KPU koordinasi terus dengan BPBD (Badan Penanggulangan Daerah) yang memetakan kondisi desa yang terancam bahaya erupsi Merapi.

Seperti diketahui, saat terjadi erupsi dan hujan abu menimpa sejumlah desa di KRB III, memaksa ratusan warga 19 desa mengungsi ke  tempat yang aman. Status bahaya meningkat dari aktif normal menjadi waspada.

Jika pada hari pelaksaan pilkada situasi dipandang kurang aman, maka warga di wilayah KRB III menggunakan hak pilihnya di tempat pengungsian.

“Karena jika telah ada peringatan bahaya dari pihak berwenang,  seluruh warga di KRB, termasuk anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) otomatis akan mengungsi. Dampak lanjutnya, seluruh TPS di desa yang masuk KRB ikut diboyong ke desa tujuan para pengungsi,” tuturnya.

Kepala Pelaksana BPBD, Edy Susanto, mengatakan, pihaknya terus meningkatkan intensitas pemantauan terhadap perkembangan aktifitas Merapi. Termasuk potensi ancaman bahaya ke desa-desa KRB yang tersebar di tiga kecamatan tersebut.

Adapun 19 desa KRB III meliputi Kaliurang, Kemiren, Tegalrandu, Mranggen, Kamongan, Nglumut, Ngablak, Ngargosoko di Kecamatan Srumbung.

Kemudian Kalibening, Sumber, Krinjing, Sengi, Paten, Sewukan, Mangunsuko, Ngargomulyo (Kecamatan Dukun).

Serta Wonolelo, Ketep, Kapuhan, ketiga desa itu di Kecamatan Sawangan.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD, Gunawan Imam Suroso, mengharapkan, peningkatan aktivitas berapi itu tidak sampai membahayakan warga lereng Merapi. 


(Tuhu Prihantoro/CN19/SM Network)