• KANAL BERITA

Warga Senang, Perlintasan KA Gandulan Diaspal

MELINDAS ASPAL : Pekerja menjalankan mesin gilas untuk melindas aspal di rel KA Gandulan. (Foto suaramerdeka.com/Ali Basarah)
MELINDAS ASPAL : Pekerja menjalankan mesin gilas untuk melindas aspal di rel KA Gandulan. (Foto suaramerdeka.com/Ali Basarah)

PEMALANG, suaramerdeka.com - Perlintasan kereta api (KA) Gandulan di Kelurahan Beji, Kecamatan Taman yang semula dinilai membahayakan akhirnya diaspal pada Minggu (3/6) pukul 9.30. Saat pengerjaan lalu lintas kendaraan diberlakukan buka tutup tanpa mengganggu perjalanan kereta api.

Humas PT KAI Wilayah IV Semarang, Prapto mengatakan pekerjaan pengaspalan di perlintasan KA Gandulan dilakukan lantaran struktur geometri di perlintasan tersebut sudah stabil. "Sebelumnya ada beberapa perbaikan terhadap hasil perbaikan perlintasan," kata Prapto, kemarin.

Perlintasan yang diperbaiki itu dibiarkan selama dua atau tiga hari. Apabila ada perubahan struktur geometri maka dilakukan perbaikan kemudian ditunggu kembali hasilnya. Itu dilakukan terus sampai betul-betul tidak terjadi perubahan struktur geometri setelah itu dilanjutkan pengaspalan.

Lantaran proses yang berulang-ulang tersebut kerikil yang ditimbun di rel lepas berserakan setelah dilindas kendaraan. Akibatnya banyak pengendara sepeda motor terpeleset bahkan terjatuh. Sementara Jl Perintis Kemerdekaan pun tersendat akibat kondisi perlintasan KA tersebut.

Warga Terpeleset

Sebelumnya Prapto mengatakan pekerjaan perbaikan perlintasan KA Gandulan membutuhkan waktu lantaran menunggu stabilnya kontur badan rel. Lokasinya sesuai data di PTA KAI ada di JPL nomor 157 km 115+3/4. Pekerjaan lanjutnya dilaksanakan oleh Satuan Kerja (Satker) IMO dari Direktorat Jendral Kereta Api Kementerian Perhubungan.

Sementara itu warga yang melintas di perlintasan KA Gandulan menyambut baik pengaspalan yang tengah dilakukan. Meskipun mereka terjebak macet akibat sistem buka tutup jalan, namun mereka tak mengeluh.

Salah satu warga yang melintas, Rohati mengaku senang dengan diaspalnya perlintasan KA Gandulan. "Kami ikut senang karena nantinya bisa melintas dengan aman tanpa rasa waswas akan terjatuh saat melindas rel," kata Rohati.

Menurutnya mereka yang terpeleset hingga jatuh saat melintas di rel kebanyakan adalah kaum wanita. Terkadang ada pria yang peduli hingga rela turun dari sepeda motor dan menolong pengendara motor wanita untuk melintasi rel.


(Ali Basarah/CN19/SM Network)