• KANAL BERITA

Kemajuan Zaman Jangan Sampai Rontokkan Umat Mendalami Al Quran

foto ilustrasi - istimewa
foto ilustrasi - istimewa

BOYOLALI, suaramerdeka.com - Malam Nuzulul Quran lanjut Imron, menjadi momentum kebangkitan iman dan Islam bagi kaum muslimin. Menurutnya turunnya Al Quran atau  wahyu pertama pada malam 17 Ramadan yang diterima Nabi Muhammad melalui Malaikat Jibril di Gua Hira, merupakan salah satu hari penting bagi umat Islam.
Imbauan tersebut disampaikan KH Muhammad Imron di hadapan ratusan warga saat peringatan Nuzulul Quran di Masjid Nurul Iman, Desa Kaligentong, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, baru-baru ini.

"Surat pertama yang turun Al-Alaq, sudah menjadi pengingat. Bahwasanya isinya soal iqro', bacalah. Kuatkan pengetahuan dari Al Quran untuk penuntun hidup, dunia dan akhirat," kata dia.

Dia juga mengingatkan, jika perubahan dan kemajuan zaman yang melaju cepat, di antaranya internet, jangan sampai merontokkan umat dalam mendalami Al Quran. Bahkan Nuzulul Quran juga didorong menjadi momentum menjaga persatuan antar sesama.

"Jangan sampai baca Whats App (WA), pakai internet, mengalahkan membaca dan mengamalkan Al Quran. Hayo jangan sampai ya," pintanya diiyakan warga.

Ketua Peringatan Hari Besar Islam (PHBI) Desa Kaligentong, Hariyadi Budi Atmojo menjelaskan, malam Nuzulul Quran menjadi perekat warga. Ada ratusan orang mulai dari kelompok tua, pemuda hingga anak-anak yang hadir dalam peringatan turunnya Alquran tersebut.

"Ini menjadi semangat kebersamaan dalam bermasyarakat, sekaligus memakmurkan masjid," tuturnya.


(Asep Abdullah/CN40/SM Network)