• KANAL BERITA

Ini Alasan Pengembang Rumah Subdisi Harus Terdaftar di Kementerian PUPR

Foto Istimewa
Foto Istimewa

SEMARANG, suaramerdeka.com – Para pengembang perumahan subsidi sesuai dengan kebijakan yang dibuat pemerintah, harus terdaftar di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR). Yakni, melalui sistem registrasi pengembang.

Ketua DPD Real Estat Indonesia (REI) Jawa Tengah Prijanto mengatakan pendaftaran ini sebagai upaya menata dan mengkoordinasikan, serta meningkatkan peran asosiasi penggembang perumahan dalam memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Lebih lanjut, Prijanto mengatakan, pendaftaran pengembang perorangan ke Kementerian PUPR itu juga untuk menghindari pengembang-pengembang nakal yang tidak memerhatikan kualitas rumah serta membangun di lahan larangan.

Oleh karena itu, ia mengajak para pengembang perumahan perorangan agar bergabung dengan asosiasi pengembang perumahan. Sehingga, nantinya akan mendapatkan fasilitas dan bantuan dari pemerintah dalam membangun rumah subsidi.

“Pemerintah lewat Kementerian PUPR mengharuskan pengembang yang membangun rumah subsidi itu harus terdaftar di Kementerian PUPR. Sekarang, perorangan sudah tidak dimungkinan lagi untuk membangun dengan sistem subsidi. Kalau tidak ikut asosiasi atau terdaftar di Kementerian PUPR, tidak akan dapat bantuan atau fasilitas subsidi dari pemerintah,” kata Prijanto dilansir dari Radio Idola. 

Saat ini, untuk di wilayah Jateng sudah ada 200an pengembang yang mendaftar. Baik pengembang rumah subsidi maupun komersial. “Kalau yang komersial ikut mendaftar itu siapa tahu mereka nanti juga mau membangun rumah subsidi,” pungkasnya.


(ER Maya/CN19/SM Network)