• KANAL BERITA

Perbaikan 30 Ruas Jalan di Klaten Mulai Dikebut

Jelang Arus Mudik

DIASPAL: Para pekerja mulai mengaspal jalur alternatif Bowan-Krecek di Kecamatan Delanggu. (suaramerdeka.com / Achmad Hussain)
DIASPAL: Para pekerja mulai mengaspal jalur alternatif Bowan-Krecek di Kecamatan Delanggu. (suaramerdeka.com / Achmad Hussain)

KLATEN,suaramerdeka.com - Perbaikan 30 ruas jalan di Kabupaten Klaten dikebut menyusul semakin dekatnya arus mudik lebaran 2018. Menurut Plt Kepala Bidang Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Pemkab Klaten, Suryanto ada 30 ruas jalan yang total dikerjakan per tanggal 31 Mei. "Ada yang kegiatannya peningkatan dan ada yang hanya pemeliharaan saja," ungkapnya, Sabtu (2/6).

Dikatakannya, dari ruas jalan sebanyak itu, peningkatan jalan pengaspalan di 14 ruas jalan, sedangkan kegiatan pemeliharaan di 16 ruas jalan. Ruas sebanyak itu tersebar merata di berbagai wilayah. Mulai di wilayah barat, tengah dan timur atau di jalur utara dan perbatasan selatan.

Bidang Bina Marga terus mengontrol pelaksanaan di lapangan agar hasilnya sesuai harapan dan selesai tepat waktu dan dapat digunakan sebelum arus mudik. Selain didanai dengan dana APBD ada juga yang didanai dengan dana alokasi khusus (DAK) dari APBN.

Warga Dusun Bekuning, Desa Sribit, Kecamatan Delanggu, Slamet mengatakan sudah beberapa hari ini ruas jalur alternatif yang melintas di desanya diperbaiki. Jalan yang berlubang semua ditambal mulai dari selatan di Desa Bowan sampai ke Krecek, Kecamatan Delanggu.

Jalan itu, kata Slamet, merupakan jalan alternatif yang menghubungkan Jl Yogyakarta-Solo dari simpang empat Kepoh ke Jl Lingkar Barat, Kecamatan Delanggu. Kepala Seksi Pemeliharaan Jalan dan Jembatan Bidang Bina Marga DPU PR Pemkab Klaten, Agus Setyana mengatakan selain kegiatan jalan ada pekerjaan 30 titik gorong-gorong.

Program peningkatan jalan totalnya ada 53 titik sepanjang 65 kilo meter tahun ini. Anggaran yang dialokasikan Rp 4,1 miliar. Sedangkan untuk kegiatan peningkatan jalan, trotoar dan jembatan sebesar Rp 114 miliar. "Untuk pemeliharaan rutin ditargetkan selesai H-7 Lebaran," katanya.


(Andika Primasiwi/CN26/SM Network)