• KANAL BERITA

Aktivitas Belajar Siswa di Lereng Gunung Merapi Normal

UJIAN SEKOLAH: Siswa SDN Balerante, Kecamatan Kemalang  mengerjakan ujian sekolah meski aktivitas Gunung Merapi meningkat. (suaramerdeka.com/dok)
UJIAN SEKOLAH: Siswa SDN Balerante, Kecamatan Kemalang mengerjakan ujian sekolah meski aktivitas Gunung Merapi meningkat. (suaramerdeka.com/dok)

KLATEN,suaramerdeka.com - Dinas Pendidikan Pemkab Klaten belum akan merelokasi proses belajar dan mengejar sekolah di kawasan rawan
bencana lereng Gunung Merapi. Meski pun status gunung naik menjadi level waspada, kegiatan belajar berjalan seperti biasa. 

Kepala Dinas Pendidikan Pemkab Klaten, Sunardi mengatakan, belum ada rencana merelokasi proses belajar mengajar siswa di sekolah lereng Gunung Merapi. ''Sejauh ini belum ada yang perlu direlokasi,'' jelasnya, Kamis (31/5). 

Dikatakannya proses belajar dan mengajar siswa di 16 sekolah di wilayah Kecamatan Kemalang masih berjalan normal. Meski pun saat erupsi freatik sempat ada siswa SD yang ujian susulan tetapi belum ada relokasi. Terutama di tiga desa yaitu Desa Balerante, Sidorejo dan Tegalmulyo. 

Namun demikian, Dinas sudah memberikan kewenangan pada sekolah mau pun koordinator wilayah (korwil) Dinas Pendidikan di kecamatan untuk mengambil langkah antisipasi. Apabila kondisi mengkhawatikan, sekolah dan korwil diizinkan melakukan tindakan penyelamatan tanpa harus berkoordinasi dengan Dinas lebih dulu. Hal itu dilakukan untuk menjamin keselamatan siswa dan guru di kawasan itu. Tentunya dengan memedomani arahan pemerintah. 

Sukiman, sukarelawan dari Lintas Merapi mengatakan, sekolah berjalan seperti biasa meski warga terus waspada. ''Sukarelawan berjaga di setiap sekolah,'' katanya. 

Penjagaan oleh sukarelawan itu dilakukan untuk menjaga agar jika ada sesuatu perubahan situasi, siswa tetap aman.


(Achmad Hussain/CN40/SM Network)