• KANAL BERITA

Kemenag-Kantor PertanahanPercepat Sertifikasi Tanah Wakaf

KERJA SAMA: Kepala Kemenang KH Fahrudin dan Kepala Kantor Pertanahan Mangapul Panggabean sepakat kerja sama memperepat proses sertifikasi tanah wakaf. (suaramerdeka.com/Surya Yuli P)
KERJA SAMA: Kepala Kemenang KH Fahrudin dan Kepala Kantor Pertanahan Mangapul Panggabean sepakat kerja sama memperepat proses sertifikasi tanah wakaf. (suaramerdeka.com/Surya Yuli P)

SALATIGA, suaramerdeka.com - Kantor Kementerian Agama (Kemenag) dan Kantor Pertanahan Kota Salatiga sepakat bekerja sama mempercepat sertifikasi tanah wakaf, terutama yang dipakai tempat ibadah.

Kedua lembaga tersebut akan menggunakan sistem jemput bola, agar proses sertifikasi lebih cepat.Kerja sama tersebut disepakati Kemenag dan Kantor Pertanahan saat acara buka puasa bersama yang dilanjutkan dengan Tarawih Silaturahim (Tarhim) di Kantor Kemenag Jl Diponegoro, Rabu (30/5) petang.

''Sertifikasi tanah wakaf ini untuk semua tempat ibadah agama-agama, tidak hanya masjid. Tetapi juga gereja, kelenteng, bahkan tempat ibadah aliran kepercayaan yang telah ditetapkan MK,'' kata Kepala Kemenag Kota Salatiga, KH Fahrudin.

Dijelaskannya, sertifikasi tanah wakaf tersebut sangat penting karena terkait dengan berbagai aspek legalisasi dan aspek hukum. Sebagai contoh izin pembangunan atau renovasi tempat ibadah, harus dibuktikan dengan sertifikat tanah wakaf.

Tanah wakaf yang telah disertifikat juga menjamin kepastian hukum, karena tanah tidak dalam kondisi sengketa. 

Kepala Kantor Pertanahan, Mangapul Panggabean menerangkan, pihaknya sudah menyiapkan tim khusus melaksanakan sistem jemput bola sertifikasi tanah bersama Kantor Kemenag.

Diterangkannya, proses sertifikasi tanah wakaf tempat ibadah diharapkan bisa dilaksanakan cepat. Meski demikian harus memenuhi syarat dalam proses sertifikasi. Jangan sampai tanah yang diklaim wakaf tersebut merupakan tanah sengketa dan lainnya.

''Intinya kami dukung program sertifikasi tanah wakaf yang dipakai sebagai tempat ibadah ini. Prosesnya diharapkan cepat dan segera direalisasikan,'' jelas Mangapul.


(Surya Yuli P/CN39/SM Network)