• KANAL BERITA

Tersangka Sudah Dipecat BRI

Foto Tersangka, Anita Yulistina. (suaramerdeka.com/dok)
Foto Tersangka, Anita Yulistina. (suaramerdeka.com/dok)

WONOGIRI, suaramerdeka.com - Pemimpin Cabang BRI Wonogiri, Ida Susana Tri Rahayu, membenarkan mantan pegawai BRI terjerat kasus penggelapan. Pelaku, Anita Yulistina (37), warga Wuryantoro Kidul RT2 RW1 Kelurahan/Kecamatan Wuryantoro, Kabupaten Wonogiri, sudah diberhentikan BRI, sejak lama.

Wanita yang diduga menipu dan menggelapkan uang nasabah ditangkap Satreskrim Polres Wonogiri, Senin (28/5). "Sebelumnya, kami telah melapor ke Polres agar kasus itu diproses secara hukum. Kemudian hari Selasa sore (29/5), kami mendapat informasi dari Polres Wonogiri mengenai penangkapan oknum itu," katanya, Rabu (30/5).

Ida Susana menerangkan, tersangka sudah dipecat dari BRI sejak lama, setelah BRI melakukan investigasi internal dan menemukan indikasi dugaan penyelewengan. "Kami mempunyai sistem internal untuk memproses sanksi disiplin. Setelah itu, kami menyerahkan proses hukumnya kepada Polres Wonogiri," katanya.

Ada pun tindak lanjut terhadap kerugian yang diderita nasabah, pihaknya akan menunggu proses hukum terlebih dahulu. Pasalnya, sebagian kasus berkaitan dengan BRI, sedangkan beberapa kasus lainnya merupakan urusan pribadi tersangka.

"Kalau nasabah telah memenuhi prosedur dengan benar, kami bisa menindaklanjuti kerugian yang diderita," ujarnya.

Pihaknya meminta seluruh nasabah tidak khawatir menabung atau meminjam di BRI, menyusul kemunculan kasus tersebut.

Dia menjamin keamanan dana nasabah asalkan melalui prosedur yang benar. "Kami punya Standar Operasi dan Prosedur (SOP) yang terintegrasi dengan audit internal secara ketat dan rutin seminggu sekali, tiga bulan sekali, dan setahun sekali. Semua pasti aman. Apalagi BRI sudah teruji selama 122 tahun," tegas dia.


(Khalid Yogi/CN40/SM Network)