• KANAL BERITA

Aksi Pencurian Beras Petani di Klaten Kian Meluas

GUDANG GAPOKTAN: Para petani mengecek gudang Gapoktan di Dusun Sendang, Desa Sribit, Kecamatan Delanggu, Klaten yang dibobol pencuri. (Foto: suaramerdeka.com/Achmad Hussain)
GUDANG GAPOKTAN: Para petani mengecek gudang Gapoktan di Dusun Sendang, Desa Sribit, Kecamatan Delanggu, Klaten yang dibobol pencuri. (Foto: suaramerdeka.com/Achmad Hussain)

KLATEN, suaramerdeka.com - Aksi pencurian beras dan gabah milik petani di Kabupaten Klaten meluas ke wilayah selatan. Beras dan gabah milik kelompok tani Gumregah, Desa Towangsan, Kecamatan Gantiwarno raib dicuri.

Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Towangsan, Kecamatan Gantiwarno, Kabupaten Klaten, Wening Swasono mengatakan pencurian gabah dan beras di desanya terjadi Sabtu (26/5) dini hari.

"Kejadian diketahui warga sekitar dini hari," katanya, Minggu (27/5).

Menurutnya, aksi pencurian itu diketahui Rabini (45) warga yang tinggal di dekat gudang penggilingan milik kelompok tani. Ia memergoki mobil pikap warna hitam di lokasi dan beberapa orang menaikkan muatan.

Melihat ada warga mengetahui, beberapa pelaku panik dan meminta temannya segera kabur. Saat diteriaki, para pelaku kabur membawa gabah dan beras milik petani.

Kejadian itu menyebabkan empat kunital beras dan dua kuintal gabah kering panen (GKP) hilang. Kerugian ditaksir mencapai jutaan rupiah.

Pengelola penggilingan padi Gapoktan Tani Bahagia Desa Sribit, Kecamatan Delanggu, Probo Hari Murti mengatakan gudang penggilingan kelompoknya juga dibobol pada Selasa (22/5). 2,6 ton beras dan timbangan elektrik raib. Total kerugian yang dialami sekitar Rp 30 juta.

Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Suardi Jumaing mengatakan kasus pencurian itu masih diselidiki.

"Kami meminta masyarakat untuk ikut menjaga Kamtibmas di wilayah masing-masing. Terutama untuk mengantisipasi aksi pencurian bahan makanan seperti beras dan gabah yang marak di hari menjelang lebaran,'' jelasnya mewakili Kapolres AKBP Juli Agung Pramono.


(Achmad Hussain/CN41/SM Network)