• KANAL BERITA

WNI di Malaysia Diharapkan Tidak Melakukan Kegiatan politik

Foto: istimewa
Foto: istimewa

KUALA LUMPUR, suaramerdeka.com - Jelang Pemilu 2019,Warga Negara Indonesia (WNI) di Malaysia diminta tidak ceroboh dengan melakukan praktek politik tanpa pengetahuan pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia ( KBRI) Kuala Lumpur.

Menurut Dubes RI untuk Malaysia Rusdi Kirana, untuk menyukseskan Pemilu 2019 WNI diminta aktif dan mendukung Panitia Pemilihan Luar Neger (PPLN) Kuala Lumpur serta Panwaslu yang saat ini melakukan tahapan Pemilu. WNI maupun ormas  diharapkan tidak melakukan kegiatan poltik secara illegal.

“Saya mengimbau kepada seluruh WNI di Malysia,bahwa pesta demokrasi tahun 2019 untuk pemilihan legislatif dan pemilihan Presiden,namun perlu dikerahui bahwa Malaysia tidak mengijinkan secara aturan dan undang-undang untuk warga negara asing yang melakukan praktek politik ilegal di Malaysi,dan jika dilakukan maka akan melanggar aturan tersebut,”ujar Dubes Rusdi Kirana di Kuala Lumpur,Sabtu (26/5)

“Negara kita melalui perwakilannya di Malaysia  yaitu KBRI hadir dengan adanya Panitia Pemilihan Luar Negeri (PPLN),silahkan bagi WNI ataupun dari ormas yang mau mendaftar sebagai pemilih,tapi jangan dilakukan dari ini karena akan melanggar hukum  dan kita tidak ingin, baik ormas atau WNI di Malaysia ini terpecah-pecah atau terjerat kasus hukum,”tegasnya.

Sementara terkait partisipasi pemilih,Dubes Rusdi Kirana menargektan jumlah  partisipasi pemilih di Pemilu 2019 meningkat dibandingkan pada tahun 2014.


(RRI/CN42/SM Network)