• KANAL BERITA

Publik Jogja Dikenalkan Asuransi Syariah

Foto Istimewa
Foto Istimewa

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Indeks asuransi syariah di Indonesia masih berada di kisaran 2,51 persen. Data laporan dari Asosiasi Asuransi Syariah Indonesia (AASI) itu jauh lebih rendah dibandingkan angka indeks literasi keuangan terhadap asuransi yang mencapai 15,75 persen.

Karena itu, memanfaatkan momentum bulan ramadhan ini, perusahaan asuransi AXA Financial Indonesia menyelenggarakan kegiatan literasi keuangan berbasis syariah. Di Yogyakarta, acara yang diadakan Jumat (25/5) di Hotel Pandanaran Yogyakarta ini diikuti oleh setidaknya 120 peserta dari kelompok komunitas perempuan, dan penyandang difabel.

Presiden Direktur AXA Financial Indonesia Budi Tampubolon menerangkan, acara literasi keuangan ini bertujuan mengajak masyarakat untuk mengenal lebih dalam tentang asuransi syariah. Dia menilai masih rendahnya penetrasi asuransi syariah di Indonesia disebabkan oleh kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat. "Sasaran kegiatan ini tidak hanya untuk meningkatkan literasi keuangan, tapi juga membuka akses layanan keuangan syariah yang lebih luas dengan memperkenalkan produk asuransi sesuai kebutuhan nasabah," kata Budi.

Ditambahkan, saat ini AXA mempunyai dua produk syariah yakni maestro syariah yang dapat dikombinasikan dengan riders kesehatan, kecelakaan, dan penyakit kritis, dan produk cerdas amanah syariah untuk perencanaan pendidikan berjangka waktu 10-25 tahun. Pada kegiatan ini, AXA juga menggandeng Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI untuk memberikan penyuluhan tentang hidup sehat. Program gerakan masyarakat hidup sehat (germas) itu sejalan dengan visi pemberdayaan masyarakat untuk hidup yang lebih baik.

"Kami sudah bermitra dengan Kemenkes selama satu tahun, dan hingga saat ini telah menyentuh sekitar 400 peserta," imbuhnya.

Sebelum Yogyakarta, program germas diadakan di Surabaya dan Manado dengan peserta wanita dan ibu-ibu PKK. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, peserta dapat merencanakan keuangan dan perlindungan kesehatan bagi diri beserta keluarganya dengan lebih baik.


(Amelia Hapsari/CN19/SM Network)