• KANAL BERITA

Penipu Berkedok Wartawan Gentayangan di Pemkab Klaten

KOMPLEKS PEMKAB: Sejumlah ASN melintas di kompleks perkantoran Pemkab Klaten, Kamis (24/5) yang tampak sepi. (Foto: suaramerdeka.com/Achmad Hussain)
KOMPLEKS PEMKAB: Sejumlah ASN melintas di kompleks perkantoran Pemkab Klaten, Kamis (24/5) yang tampak sepi. (Foto: suaramerdeka.com/Achmad Hussain)

KLATEN, suaramerdeka.com - Pelaku penipuan berkedok wartawan gentayangan menyasar para pejabat Kabupaten Klaten menjelang Lebaran. Sasarannya tidak hanya pejabat eselon Pemkab tetapi sampai ke kepala desa.

"Saya juga dihubungi pelaku tetapi saya sejak awal tidak yakin," ungkap Sekretaris Dinas Perhubungan Pemkab Klaten, Sudiyarsono, Kamis (24/5).

Dikatakannya pelaku awalnya mengirimkan pesan singkat bahwa rekannya sakit jantung dan dirawat di rumah sakit. Untuk itu pelaku meminta ditransfer uang sebagai bentuk dana gotong-royong dalam membantu kalangan pers. Disertakan pula nomor rekening yang sedang sakit.

Di akhir pesan singkat ditulisi pesan terima kasih dan diatasnamakan rekan-rekan pers. Lantaran tidak mendapat jawabab, pelaku kemudian menelepon dan mencatut nama wartawan yang memiliki media resmi dan cukup terkenal. Namun karena tidak ditanggapi serius, telepon ditutup.

Tidak berapa lama, pelaku mengirimkan pesan singkat isinya kata-kata kotor. Kejadian itu tidak hanya menimpa dirinya, tetapi sebelumnya telah menimpa beberapa kepala bidang di Dinas Perhubungan. Kaca Anggana, Kepala Sub Bagian Administrasi Otonomi Daerah Bagian Pemerintahan nyaris menjadi korban.

Sementara itu Kepala Desa Sentono, Kecamatan Karangdowo, Mulyono mengaku juga mendapat telpon dan pesan singkat serupa berisi kata-kata kotor. Pelaku meminta uang Rp 2 juta dengan alasan untuk biaya berobat rekannya.

Untuk itu Kepala Bagian Humas Pemkab Klaten, Wahyudi Martono mengimbau ASN atau pejabat tidak melayani SMS penipuan yang biasa marak menjelang hari raya Idul Fitri.

"Tidak ada yang memeras karena setiap saat dalam tugas liputan sering ketemu," jelasnya.


(Achmad Hussain/CN41/SM Network)