• KANAL BERITA

KPU Temukan Lebih dari 395 Surat Suara Rusak

Pengesetan Logistik Pilgub 2018 Mulai Sabtu

HARI TERAKHIR: Petugas khusus KPU Kabupaten Semarang melakukan sortir dan lipat hari terakhir di Gedung Korpri Ungaran, Rabu (23/5) sore. (suaramerdeka.com/Ranin Agung)
HARI TERAKHIR: Petugas khusus KPU Kabupaten Semarang melakukan sortir dan lipat hari terakhir di Gedung Korpri Ungaran, Rabu (23/5) sore. (suaramerdeka.com/Ranin Agung)

UNGARAN, suaramerdeka.com - Proses sortir dan pelipatan surat suara Pilgub Jawa Tengah 2018 yang dilakukan KPU Kabupaten Semarang selesai, Rabu (23/5) petang. Setelah disortir, diketahui bila ada lebih dari 395 lembar surat suara yang rusak.

“Sampai petang kemarin ada lebih dari 395 lembar yang rusak. Data terakhir masih kami rekap, untuk dilampirkan ke dalam berita acara yang dikirim ke KPU Provinsi Jawa Tengah,” kata Ketua KPU Kabupaten Semarang, Guntur Suhawan, kemarin.

Untuk menutup kekurangan surat suara yang rusak, pihaknya berencana mengirimkan berita acara ke KPU Provinsi Jawa Tengah. Menyusul, pengadaan surat suara dan sejumlah formulir serta sampul kecuali C6 atau undangan pemilih seluruhnya dikelola oleh KPU Provinsi.

“Sesuai ketentuan, kekurangan surat suara hendak dipenuhi oleh KPU Provinsi Jawa Tengah,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, KPU Kabupaten Semarang telah menerima sebanyak 776.141 lembar surat suara. Adapun surat suara yang diterima, jumlahnya ada 389 boks. Terdiri atas 388 boks, masing-masing berisi 2.000 surat suara dan satu boks yang berisi 141 lembar surat suara.

Setelah seluruh surat suara terlipat, KPU akan meneruskan tahapan pengesetan logistik. “Formulir, segel, hologram, sampul, serta ATK sudah siap. Rencananya logistik mulai diset Sabtu (26/5) depan,” jelasnya.

Guntur menargetkan, 3 Juni 2018 mendatang seluruh logistik sudah dilakukan pengepakan dan penyegelan. Dengan begitu, 7-9 Juni 2018 paking dan penyegelan bisa dilakukan dan dimasukkan ke 1.769 kotak suara.

Sementara untuk tahapan distribusi logistik hingga ke tingkat Kecamatan rencananya akan dimulai 23-24 Juni 2018. “24-25 Juni 2018, diharapkan sudah bergeser ke tingkat desa/kelurahan. Kemudian 26 Juni 2018, seluruhnya digeser ke tingkat TPS,” paparnya.


(Ranin Agung/CN39/SM Network)