• KANAL BERITA

Banjir Rob Terjang Pemukiman di Desa Randusanga Kulon

TERENDAM ROB : Jalan desa dan rumah warga di Desa Randusanga Kulon, Kecamatan/ Kabupaten Brebes terencam rob, kemarin. (suaramerdeka.com/Bayu Setiawan)
TERENDAM ROB : Jalan desa dan rumah warga di Desa Randusanga Kulon, Kecamatan/ Kabupaten Brebes terencam rob, kemarin. (suaramerdeka.com/Bayu Setiawan)

BREBES, suaramerdeka.com - Banjir akibat rob atau air laut pasang menerjang pemukiman warga di Desa Randusanga Kulon, Kecamatan/ Kabupaten Brebes, Rabu (23/5). Ratusan rumah warga terendam banjir rob, termasuk ratusan haktare tambak milik warga juga ikut terendam. Kondisi tersebut juga menyebabkan aktivitas penduduk terganggu karena jalan desa terendam rob cukup dalam.

"Robnya besar mas, sampai mengenangi rumah dan jalan pemukiman. Di jalan desa depan rumah saya, air rob yang mengenanggi tingginya setengah roda sepeda motor," ujar Tamrin (40), salah seorang warga Dukuh Sigempol, Desa Radusanga Kulon.

Dia menuturukan, banjir rob sudah melanda wilayahnya sejak tiga hari lalu. Biasanya air rob mulai masuk ke pemukiman warga sekitar pukul 15.00. Kemudian, sekitar pukul 21.00 air mulai surut. Selain rumah warga dan jalan desa, air rob juga merendam ratusan haktare tambah warga. Akibatnya, warga mengalami kerugian. "Tambak di sini sudah berubah seperti lautan karena terendam rob semua," terangnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, banjir rob besar itu merupakan kali kedua yang terjadi dalam tahun ini. Namun dibanding sebelumnya, banjir rob saat ini lebih besar. "Kalau warga di sini menyebut rob ini, rob peteruan karena besar," sambungnya.

Kapala Desa Randusanga Kulon, Slamet Maryoko membenarkan saat ini desanya sedang dilanda banjir rob. Musibah itu sudah terjadi dalam beberapa hari terakhir. Ketinggian air rob yang menggenangi jalan desa hingga mencapai 30 sentimeter. "Keadaan ini jelas mengganggu perekonomian warga, belum lagi warga yang tambaknya juga ikut terandam rob. Jelas akan rugi besar," keluhnya.

Dia berharap, pemerintah daerah segera turun tangan mengatasi persoalan rob yang selalu terjadi di desanya tersebut. Bahkan, sudah dipastikan setiap tahun wilayahnya selalu terendam rob. Selain roda perekonomian warga terganggu, rob juga menyebabakan usaha warga tidak berkembang. "Air rob ini juga mengenangai obyek wisata Pantai Randusanga Indah yang ada di desa kami. Akibatnya sepi pengunjung," pungkasnya.


(Bayu Setiawan/CN39/SM Network)