• KANAL BERITA

Kapal Slamet Jaya Karam, 21 ABK Selamat

EVAKUASI: ABK Kapal Slamet Jaya berhasil dievakuasi ke Mako Satpolairud Polres Batang setelah kapal yang ditumpangi mengalami kecelakaan. (suaramerdeka.com/Trisno Suhito)
EVAKUASI: ABK Kapal Slamet Jaya berhasil dievakuasi ke Mako Satpolairud Polres Batang setelah kapal yang ditumpangi mengalami kecelakaan. (suaramerdeka.com/Trisno Suhito)

BATANG, suaramerdeka.com – Saat ini perairan Laut Jawa sedang tidak bersahabat. Gelombang tinggi hingga 3 meter disertai anggin kencang mengancam kapal-kapal nelayan. Pada Selasa malam (22/5), Kapal Slamet Jaya hingga karam diterjang gelombang besar.

Sebanyak 21 anak buah kapal (ABK) selamat  dan tidak ada korban jiwa. Kapal Salam Jaya berangkat dari Demak menuju perairan Batang terkena ombak besar. Kapal kemudian berlindung di dermaga Batang sekitar pukul 03.00 WIB. Pukul 19.30 WIB, kapal keluar dari dermaga untuk berlayar mencari ikan.

Kasatpolairud Polres Batang, AKP Basuki mengungkapkan, saat mencari ikan, satu di antara mesin kapal mengalami kerusakan karena baling-baling membentur lumpur. Kapal kemudian oleng ke kiri, selanjutnya menabrak karang pembatas muara. ''Setelah menabrak karang pembatas muara pelabuhan,  kapal mengalami kebocoran,'' katanya.

Nakhoda kapal, Mukidin, berusaha mengarahkan kapal ke timur guna menghindari dari benturan dengan karang lagi, namun kapal tersangkut di muara sebelah timur.

Mendengar informasi kecelakaan, Satpolairud Polres Batang bersama Basarnas Provinsi Jateng, SAR ONE Kanzus Sholawat dan nelayan bergerak untuk  mengevakuasi 21 anak buah kapal (ABK) Kapal Slamet Jaya yang karam tersebut.

''Alhamdulilah seluruh ABK selamat. Setelah dievakuasi para ABK kita bawa ke Mako Satpolairud. Namun bangkai kapal belum bisa dievakuasi karena kondisi gelap dan gelombang tinggi. Kemungkinan akan dievakuasi saat kondisi perairan kondusif,'' katanya.


(Trisno Suhito/CN40/SM Network)