• KANAL BERITA

Terjadi Perubahan Stereotipe Teroris di Indonesia

foto ilustrasi - istimewa
foto ilustrasi - istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Kesigapan pemerintah menghadapi tantangan teroris, sangat dibutuhkan saat ini. Berkaca pada kejadian di Surabaya, terjadi perubahan stereotipe pelaku teror di Indonesia. Pengamat terorisme Ridlwan Habib, menyampaikan hal itu dalam seminar pengesahan Revisi Undang undang Pemberantasan Terorisme yang berlangsung di Jakarta, kemarin. 

"Dari yang awalnya kerap dicitrakan sebagai sosok tertutup, menjadi orang seperti keluarga Dita Oeprianto yang terbuka dan bergaul dengan lingkungannya," kata Ridwan. 

Oleh karena itu, Ridlwan pun mendukung bila ada kekuatan baru seperti Koopssusgab yang bisa diturunkan secara cepat dan efektif manakala diperlukan.

''Koopsusgap itu sebagai stand by corps tapi kalau masih teroris dalam skala kecil masih ranahnya Polisi,'' kata Ridlwan. 

Mengingat akan adanya berbagai event besar berskala internasional seperti Asian Games dan pertemuan IMF-World Bank di Bali dalam waktu dekat, Ridlwan pun berharap, pemerintah semakin waspada dan tidak mengurangi kesiagaan.


(Satrio Wicaksono/CN40/SM Network)