• KANAL BERITA

Masih Ditemukan Bahan Berbahaya di Pasar Pedurungan

UJI MAKANAN: Petugas dari BPOM melakukan uji makanan yg mengandung barang berbahaya disaksikan Kepala Disperindag Jateng M Arif Sambodo di Pasar Pedurungan, Rabu (23/5). (Foto suaramerdeka.com/Irawan Aryanto)
UJI MAKANAN: Petugas dari BPOM melakukan uji makanan yg mengandung barang berbahaya disaksikan Kepala Disperindag Jateng M Arif Sambodo di Pasar Pedurungan, Rabu (23/5). (Foto suaramerdeka.com/Irawan Aryanto)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Kandungan zat-zat berbahaya dalam makanan masih ditemukan di Pasar Pedurungan. Hal tersebut diketahui saat sidak pasar oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Jateng bersama BPPOM Semarang, dan tim terkait lainnya, Rabu (23/5).

Dari 15 item sampling makanan mentah milik pedagang yang diteliti, sebagian ditemukan mengandung formalin maupun rhodamin.  Makanan tersebut diantaranya mie basah, teri nasi, cumi kering, jambal roti, dan kolang-kaling.

''Pengawasan kali ini dipilih tempat yang bukan termasuk pasar pantauan. Seperti misalnya yang seringkali dilakukan di Pasar Johar, Pasar Gayamsari, Pasar Bulu, dan Pasar Peterongan. Kami juga melakukan cek keamanan pangan terkait kandungannya. Ternyata masih ditemukan mengandung formalin dan rhodamin,'' ujar Kepala Disperindag Jateng, Arif Sambodo didampingi Kabid Standarisasi dan Perlindungan Konsumen, Mukti Sarjono, di sela-sela sidak pasar.

Selanjutnya Arif meminta kepada Kepala Pasar Pedurungan maupun Dinas Perdagangan Kota Semarang agar melakukan pembinaan kepada pedagang-pedagang tersebut. Diharapkan pedagang nantinya tidak lagi kulakan kepada pihak yang sama.

''Pedagang diminta stop agar tidak lagi mengulangi kulakannya di sana. Walaupun begitu, tadi juga diketahui masih banyak pedagang yang kulakan bahan makanan tidak mengandung zat-zat berbahaya,'' papar dia.

Sementara itu, harga-harga kebutuhan pokok masyarakat di Pasar Pedurungan masih relatif stabil. Untuk harga beras berkisar antara 10 ribu hingga Rp12 ribu per kilogram, gula pasir Rp12 ribu per kilogram, bawang merah Rp23ribu per kilogram, bawang putih Rp20 ribu per kilogram, dan minyak goreng Rp11 ribu per liternya. Adapun harga telur saat ini sebesar Rp23 ribu per kilogram, daging sapi seharga Rp105 per kilogram, dan daging ayam Rp35 ribu per kilogram. 


(Muhammad Arif Prayoga/CN19/SM Network)