• KANAL BERITA

Karding Resmikan Sekretariat Kerapu Undip

Foto suaramerdeka.com/dok
Foto suaramerdeka.com/dok

SEMARANG, suaramerdeka.com - Ketua Keluarga Alumni Perikanan Undip (Kerapu) H. Abdul Kadir Karding meresmikan sekretariat Kerapu di Kampus Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK) Undip, Selasa (22/5) petang. Acara diadakan bersamaan dengan buka bersama para dosen dan mahasiswa serta sejumlah alumni akademi setempat.

Karding mengatakan, sekretariat Kerapu akan menjadi tempat untuk bersilaturahmi dan berbagi informasi. Selain itu akan memudahkan koordinasi dalam rangka pengabdian alumni kepada masyarakat. ”Saat ini menjelang peringatan emas 50 tahun berdirinya FPIK, kami berharap alumni dapat memberikan pengabdian nyata kepada masyarakat terutama kaum nelayan di Indonesia,’’ papar Karding yang merupakan alumni tahun 1997 dari fakultas tersebut.

Karding yang saat ini duduk sebagai legislatif di DPR RI dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengatakan, sebagai keluarga alumni FPIK, dirinya ingin Kerapu eksis dan memberikan sumbangsih nyata kepada masyarakat, seluruh alumni, dan mahasiswa perikanan dan kelautan Undip. Sekretariat yang diresmikan itu, nantinya diharapkan menjadi pusat aktivitas dalam rangka pengabdian kepada masyarakat.

Menjelang Dies Natalis ke-50 yang akan diadakan pada September mendatang, Karding juga mengajak seluruh alumni FPIK untuk turut serta dalam berbagai kegiatan yang berkaitan dengan masyarakat nelayan dan kelautan. Di antaranya, gotong royong bersih pantai dan desa nelayan. “Kegiatan yang lain adalah transfer teknologi dan pelatihan kepada nelayan,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia Heru Busono mengatakan, ada sejumlah persoalan yang menjadi kendala dalam pemberdayaan nelayan di Indonesia. Antara lain, perikanan tangkap, pengolahan, dan budidaya peningkatan produksi berkaitan dengan produksi dari pamtai menuju offshore.

Masalah alat tangkap yang menjadi persoalan berkaitan dengan aturan mengenai cantrang yang dikeluhkan oleh nelayan. “Kami akan berusaha menjembatani persoalan-persoalan seperti itu,’’ ujar pengajar FPIK tersebut.

Heru berharap, melalui rangkaian Dies Natalis nantinya, akan banyak masalah berkaitan dengan nelayan Indonesia yang dapat terselesaikan. Menurutnya, Kerapu akan membantu memberikan solusi melalui ajang komunikasi antar alumni dalam mengatasi persoalan kompleks yang dialami dunia perikanan saat ini. 

“Banyak sekali persoalan termasuk menyangkut perbankan dan asuransi untuk kapal, ini mmebutuhkan perhatian lintas sektoral,’’ pungkasnya.


(Setiawan Hendra Kelana/CN26/SM Network)