• KANAL BERITA

Petugas Lakukan Pungli, Polres Banjarnegara Bakal Beri Sanksi Tegas

SILATURAHMI : Kapolres Banjarnegara AKBP Nona Pricillia Ohei menggelar dikmas lalu lintas dan bersilaturahim dengan para pengusaha, awak angkutan, Organda serta pihak terkait.(suaramerdeka.com/M Syarif SW)
SILATURAHMI : Kapolres Banjarnegara AKBP Nona Pricillia Ohei menggelar dikmas lalu lintas dan bersilaturahim dengan para pengusaha, awak angkutan, Organda serta pihak terkait.(suaramerdeka.com/M Syarif SW)

BANJARNEGARA, suaramerdeka.com - Kapolres Banjarnegara AKBP Nona Pricillia Ohei menegaskan bahwa pihaknya akan memberikan sanksi tegas bila ada petugas yang melakukan pungli kepada pengusaha atau awak angkutan di jalan.

Namun di lain sisi, Kapolres juga berharap masyarakat ikut mengontrol dan mengawasi. Bila memang menjumpai atau menjadi korban pungli tersebut, supaya tidak segan untuk melaporkannya. Dengan catatan memang nyata kejadiannya dan disertai bukti atau saksi sehingga dapat dilakukan tindakan tegas. Penegasan itu disampaikan ketika menggelar kegiatan dikmas lantas dan silaturahmi dengan para pengusaha dan awak angkutan, Organda dan pihak terkait di aula Polres Banjarnegara.

Pada kesempatan itu, Kapolres juga menekankan perlunya perawatan dan pengecekan berkala terhadap kondisi kendaraan baik angkutan barang maupun penumpang agar tidak memicu terjadinya kecelakaan fatal.

"Untuk angkutan barang kami minta disiplin dengan dimensi dan kapasitas muatan. Jangan menambah muatan hingga overload atau menambah dimensi kendaraan dari standar hingga berlebihan. Kami tidak segan menindak pelanggaran yang berpotensi mengakibatkan kecelakaan," tandasnya.

Kasatlantas AKP Supadi, menambahkan pertemuan tersebut juga sebagai bentuk pembinaan dan koordinasi antarpihak terkait. Hadir pula Kepala Dinhub Banjarnegara, perwakilan Bina Marga Jateng, Organda Banjarnegara dan Dinkes Banjarnegara.

Acara itu juga sebagai respon atas keluhan para pengusaha angkutan secara nasional terkait biaya operasional yang tinggi di lapangan. Oleh karena itu perlu berbagai terobosan dan koordinasi para pihak untuk mencari solusi.


(M Syarif SW/CN26/SM Network)