• KANAL BERITA

Pemkab Wonogiri Segera Bangun Mal dan Hotel

BEKAS TERMINAL : Sebuah bus diparkir di bekas terminal Induk Giri Adipura, Klampisan, Kabupaten Wonogiri, Selasa (22/5). (SM/Khalid Yogi)
BEKAS TERMINAL : Sebuah bus diparkir di bekas terminal Induk Giri Adipura, Klampisan, Kabupaten Wonogiri, Selasa (22/5). (SM/Khalid Yogi)

WONOGIRI, suaramerdeka.com - Pemkab Wonogiri  berencana membangun pusat perbelanjaan modern berupa mal yang dipadukan dengan hotel, di bekas lahan terminal induk induk Giri Adipura, Klampisan, Kabupaten Wonogiri.

Rencana itu menyusul telah diterimanya sertifikat tanah eks-Terminal Induk Giri Adipura, Klampisan, Senin (21/5), sebagai aset Pemkab Wonogiri. Sertifikat itu diterima dari kantor Agraria Tata Ruang (ATR) Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Bupati Wonogiri, Joko ‘’Jekek’’ Sutopo mengatakan, lahan seluas 2 hektare di bekas terminal itu merupakan aset strategis. Namun, sejak terminal Klampisan beroperasi tahun 1983 silam, tanahnya belum mendapatkan legalitas atau belum disertifikatkan.

"Tanahnya sudah jelas milik Pemkab, cuma belum ada legalitasnya," kata Bupati usai mengikuti buka puasa bersama pegawai ATR/BPN Wonogiri di pendapa kabupaten tersebut, Senin (21/5).

Oleh karenanya, Pemkab berupaya mengejar legalitas tanah tersebut. Pemkab menelusuri pemilik awal tanah kemudian mengurus sertifikat tanah ke ATR/BPN. "Alhamdulillah hanya dalam beberapa bulan, berkat kerja sama dengan BPN, legalitas tanah eks-terminal bisa kami peroleh," ujarnya.

Dia akan mengkaji beberapa konsep pemanfaatan tanah seluas 2 hektare tersebut. Salah satu konsep membangun pusat perbelanjaan modern dan perhotelan. "Saya punya gambaran membangun basis perekonomian Wonogiri, seperti hotel, toko modern dan sebagainya. Wonogiri sampai sekarang <I>kan<P> belum punya mal," terangnya.

Sebagian lahan bekas terminal Klampisan saat ini masih dimanfaatkan sebagai Pasar Hewan. Pemkab akan menerapkan kebijakan untuk menyesuaikan keberadaan pasar hewan itu di masa mendatang.

Perlu diketahui, Terminal Induk Giri Adipura, Klampisan dipindah ke Terminal Induk Giri Adipura, Krisak, Selogiri, akhir 2014 lalu. Sejak saat itu, lahan dan bangunan bekas terminal induk tidak digunakan lagi. Luas lahan bekas terminal induk tersebut sekitar 2 hektare.

Selain itu, Pemkab juga berupaya menyelesaikan legalisasi dan sertifikasi aset-aset tanah strategis. Salah satunya adalah tanah di Pasar Krisak, Kecamatan Selogiri. "Kami akan telusuri legalitasnya. Mana yang tanah milik Pemkab, mana yang milik desa, dan mana yang kabarnya diklaim oleh perseorangan," katanya.


(Khalid Yogi/CN34/SM Network)

Berita Terkait
Loading...
Komentar