• KANAL BERITA

Hikmah Orang Puasa Itu Selalu Menghasilkan Kebaikan

Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Irwan Hidayat memberi santunan kepada kaum dhuafa yang diterima Walikota Yogyakarta, Drs H Haryadi Suyuti bersama istri. (suaramerdeka.com/Sugiarto)
Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, Irwan Hidayat memberi santunan kepada kaum dhuafa yang diterima Walikota Yogyakarta, Drs H Haryadi Suyuti bersama istri. (suaramerdeka.com/Sugiarto)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Umat di dunia harus bersyukur dengan adanya bulan puasa, karena hikmah bulan puasa sangat besar dan banyak. Salah satu di antaranya, adalah dengan puasa banyak orang baik dan jujur serta murah senyum dan saling menyayangi antar sesama. 

''Jadi hikmah orang puasa itu sangat banyak, salah satunya banyak orang baik,'' kata Irwan Hidayat, Direktur PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk saat memberi bingkisan dan santunan kepada 1.000 kaum dhuafa di Balaikota, Timoho, Yogyakarta, Selasa (22/5).

Hadir dalam acara tersebut, Wali Kota Yogyakarta, Drs H Haryadi Suyuti, dan ribuan kaum dhuafa yang ada di empat belas kecamatan yang ada di Pemerintahan Kota (Pemkot) Yogyakarta. Kebetulan bersamaan dengan acara tersebut, bertepatan dengan ulang tahun Irwan Hidayat. 

''Siapa tamu yang hadir di ruangan ini, usianya di atas 72 tahun ke atas silahkan maju,'' ujar Irwan Hidayat, kepada para tamu undangan yang menghadiri acara tersebut.

''Silahkan maju mau laki-laki atau perempuan tidak masalah,'' tanyanya lagi.

Saat itu ada satu atau dua orang yang berani naik panggung, namun setelah orang nomor satu di PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul mengatakan, kalau ada yang usianya 72 tahun ke atas akan diberi hadiah uang Rp 500.000 langsung pada naik panggung.

Mendengar itu, baik laki mau pun perempuan langsung naik panggung sambil menunjukkan kartu tanda penduduk (KTP). ''Ya, ya silahkan naik panggung. Kenapa saya ajak bapak maupun ibu naik panggung, ini membuktikan usia harapan hidup di Indonesia sudah mulai membaik,'' katanya.

''Kalau dulu usia harapan hidup 60 tahun, tapi sekarang usia di atas 72 tahun sudah banyak dan yang membanggakan lagi mereka ini masih tampak kuat,'' katanya lagi.

Bahkan di antara mereka yang maju ke atas panggung ada yang berusia 80 tahun dan 85 tahun.     

Irwan Hidayat yang lahir di Yogyakarta, merasa senang karena di Yogyakarta usia harapan hidup cukup tinggi. Sehingga ia merasa tidak sendirian. ''Setiap saya datang ke Yogyakarta, merasa tidak sendirian karena banyak teman sepuh juga di sini,'' ujar Irwan Hidayat.

Hebatnya lagi, meski di usia usur atau sudah tua namun masih tetap kuat puasa. ''Kami bangga dan senang bapak kuat berpuasa, karena pada dasarnya orang puasa itu selalu menghasilkan kebaikan,'' katanya. 

''Dan saling menyanyangi antar sesama dan saling memaafkan serta menurunkan berat badan. Inilah hikmah puasa yang tampak jelas dalam kehidupan sehari-hari dalam masyarakat kita,'' imbuhnya lagi.

Oleh karena itu, ia mengaku senang dan bangga karena di kota kelahirannya ini banyak orang tua baik laki-laki mau pun perempuan masih setia menjalankan ibadah puasa. Walau kelihatannya berumur, namun mereka tetap tampak kuat dan sehat menjalankan ibadah puasa. 

Sementara Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, menyambut baik dan menyampaikan banyak terimakasih kepada Irwan Hidayat, karena setiap tahun selalu menyempatkan diri menyambangi dan memberi bantuan kepada kaum dhuafa di Kota Yogyakarta. ''Kami bersama kaum dhuafa hanya bisa mendoakan agar usaha Pak Irwan sukses,'' ujar Haryadi Suyuti.


(Sugiarto/CN40/SM Network)