• KANAL BERITA

Kemenag Beri Bantuan Buku untuk Santri

Pejabat Kemenag dan Kodim 0726/Sukoharjo memberikan bantuan buku keagamaan di Ponpes Ulul Albab Dukuh Telukan, Desa Godog, Kecamatan Polokarto, Selasa (22/5). (suaramerdeka.com/Asep Abdullah)
Pejabat Kemenag dan Kodim 0726/Sukoharjo memberikan bantuan buku keagamaan di Ponpes Ulul Albab Dukuh Telukan, Desa Godog, Kecamatan Polokarto, Selasa (22/5). (suaramerdeka.com/Asep Abdullah)

SUKOHARJO, suaramerdeka.com – Kementerian Agama (Kemenag) Sukoharjo memberikan bantuan buku keagamaan kepada santri di Ponpes Ulul Albab Dukuh Telukan, Desa Godog, Kecamatan Polokarto, Selasa (22/5).

Kedatangan pejabat Kemenag diwakili oleh Kasi Binmas Kemenag, Imam Muladi dan jajarannya. Turut mendampingi yakni perwakilan Kodim 0726/Sukoharjo, Pasiter Lettu Inf Mardiyanto dan Danrami 11/Polokarto, Kapten Arh Tavip Joko Sukoco.

Dalam sambutannya, Imam mengaku bantuan tersebut sebagai upaya untuk ikut peduli pada pengembangan ilmu di ponpes. “Kami harap bantuan buku keagamaan bisa dimanfaatkan untuk para santri. Apalagi pada bulan Ramadan seperti ini,” ungkapnya. 

Dia menerangkan, buku akan menjadi salah satu sarana bagi santri dalam pengembangan diri. Bahkan menumbuhkan minat baca bagi para santri, sehingga pengetahuannya semakin meningkat. Selain ponpes tersebut, ada banyak ponpes yang mendapat perhatian serupa. Mengingat di Kemenag ada bagian yang memang fokus mengurusi ponpes. “Kami berharap jangan padang besar atau kecilnya bantuan. Tetapi manfaatnya, sehingga ke depan benar-benar dirawat oleh para santrinya,” tuturnya. 

Pembina Ponpes Ulul Albab, Ustad Halim, menyambut baik dengan kepedulian Kemenag dan Kodim. Menurut dia, buku-buku tersebut akan digunakan menjadi salah satu referensi untuk pengembangan sumber daya manusia (SDM) di ponpes. Mengingat di ponpes belum memiliki perpustakaan mandiri atau referensi dari buku-buku masih minim. “Bisa digunakan oleh santri sepanjang masa. Juga bisa menambah koleksi buku keagamaan di dalam ponpes yang memang membutuhkan,” kata dia.


(Asep Abdullah/CN40/SM Network)