• KANAL BERITA

Jam Kerja Dikurangi, Kualitas Pelayanan ASN Diminta Optimal

Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi. (suaramerdeka.com/dok)
Ketua DPRD Kota Semarang Supriyadi. (suaramerdeka.com/dok)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Ibadah puasa tidak boleh dijadikan alasan untuk mengurangi kualitas pelayanan publik Pemerintah Kota Semarang. Pelayanan harus tetap dilakukan secara maksimal meskipun jam kerja telah dikurangi dua jam.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Supriyadi mengatakan, kinerja para Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pemerintah Kota Semarang tidak boleh berkurang kualitasnya. Khususnya para ASN yang bekerja di bagian pelayanan kepada masyarakat.

‘’Kami berharap PNS atau ASN khususnya yang bekerja di bagian pelayanan selama Puasa tidak mengurangi kualitas pelayanan. Walaupun sudah dikurangi jam kerjanya 2 jam,’’ katanya, Senin (21/5).

Meskipun jam kerjanya telah dikurangi 2 jam menjadi hanya 6 jam, para ASN Pemkot Semarang tetap diminta dapat memberikan pelayanan kepada masyarakat seperti biasa.

Namun demikian, Supriyadi juga meminta masyarakat bisa memaklumi apabila kinerja pelayanan aparat pemerintah tersebut ternyata menurun. Justeru lebih terlihat bersemangat pada hari-hari biasa ketika tidak sedang berpuasa.

‘’Kami juga mengharapkan kepada masyarakat agar mereka paham, bahwa ini sedang bulan Puasa, artinya kalau sekiranya pelayanan kurang maksimal ya dimaklumi, karena memang mungkin masih menjalankan puasa,’’ tegas politisi PDI Perjuangan ini.

‘’Jam kerja selama Ramadhan sama seperti tahun lalu dan sama seperti di daerah lain. Masuk mundur satu jam dan pulang maju satu jam,’’ kata Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. Meski demikian, kata Hendi sapaan akrab Hendrar pelayanan kepada masyarakat akan tetap dapat dilakukan secara maksimal.

 


(Yulianto/CN33/SM Network)