• KANAL BERITA

Antisipasi Pasar, Jabar Ingin Bangun Kebun Kopi Inti

Foto: istimewa
Foto: istimewa

BANDUNG, suaramerdeka.com - Pemprov Jabar menggagas keberadaan kebun kopi inti seluas 200 hektare. Langkah itu dalam rangka mengantisipasi tren tawaran yang tinggi dari pasar luar negeri terutama untuk menjamin kepastian pasokan.

“Kami  berharap ada feasibility study untuk perkebunan inti kopi tersebut pada tahun ini, karena kebutuhannya memang mendesak,” katanya kepada wartawan di Bandung, Minggu (20/5).

Menurut dia, kebun inti nantinya ditanami kualitas terbaik. Dengan luas 200 hektare, dia memprediksi kopi yang bisa dipanen dalam satu kali kegiatan bisa mencapai 1.200 ton.

Dengan pendekatan terpadu, langkah itu sekaligus untuk membangun pabrik hulu kopi mulai dari pemilahan biji hingga pengemasan produk. “Ke depan inti juga bisa membina kebun plasma yang dikembangkan masyarakat dalam skala kecil,” jelasnya.

Dijelaskan, kopi asal Jabar sudah direspon sangat baik oleh pasar. Hanya saja, untuk kebutuhan dalam skala besar masih belum bisa dipenuhi. Pembeli besar saat ini langsung menyasar ke kebun-kebun, meski hasil panen yang didapat belum tentu dalam volume besar.

Peluang komoditas tersebut berpeluang semakin tinggi mengingat bakal dikolaborasikan dengan jejaring pasar. Dia mencontohkan petani durian Thailand yang memasok ke alibaba.com dengan kentungan yang sangat tinggi.

“Alibaba sehari bisa menjual 15 juta durian dsri Thailand, kalau kita sudah memiliki jaringan besar, kalau inti menjadi plasma harga beli dari petani juga akan wajar,” katanya.


(Setiady Dwi/CN33/SM Network)