• KANAL BERITA

Tinggi Rob 1 Meter, 2.000 Rumah Tergenang

Foto: Sejumlah warga melintasi jalan yang tergenang air pasang di Desa Jeruksari Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan kemarin. (suaramerdeka.com/Siti MAsithoh)
Foto: Sejumlah warga melintasi jalan yang tergenang air pasang di Desa Jeruksari Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan kemarin. (suaramerdeka.com/Siti MAsithoh)

PEKALONGAN, suaramerdeka.com -  Cuaca ektrem yang memicu kenaikan gelombang laut, menyebabkan sekitar 2.000 rumah di Desa Jeruksari Kecamatan Tirto Kabupaten Pekalongan tergenang air pasang atau rob. Ketinggian rob bahkan hingga 1 meter.

‘’Kenaikan gelombang ini efeknya juga dirasakan hingga di wilayah Pantura. Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kejadian air pasang diprediksi terjadi dari tanggal 18 hingga 21 Mei (hari ini),’’ kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Pekalongan Bambang Sujatmiko.

Dijelaskan, ketinggian rob paling parah terjadi di RW 7 dengan tinggi lebih dari 1 meter yang dihuni sebanyak 350 rumah. Air pasang itu biasannya datang pada pukul 17.30 dan surut ketika pagi hari. Adanya fenomena pasang surut tersebut membuat petugas siaga bencana sempat mengalami kebingungan lantaran penanganannya tidak langsung selesai sekaligus.

‘’Meskipun demikian kami tetap siaga dengan menyediakan dua posko darurat beserta logistik dan perahu karet. Kami juga akan melakukan perbaikan tanggul,’’ tuturnya.

Dengan adanya posko, secara otomatis masyarakat bisa melakukan evakuasi secara mandiri jika sewaktu-waktu air pasang meninggi.

‘’Air pasang ini setiap hari mengalami pasang surut sehingga juga menyulitkan masyarakat beraktivitas utamannya pada bulan Ramadan,’’ tuturnya.

Selain di Jeruksari, imbuh dia, air pasang juga terjado di Desa Waru, Kecamatan Wiradesa, Kabupaten Pekalongan.

‘’Mudah-mudahan peristiwa ini bisa berlalu agar masyarakat bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang,’’ tandasnya.


(Siti Masithoh/CN42/SM Network)