• KANAL BERITA

Dinkes Wonosobo Beri Obat Pencegahan Berbasis Posyandu dan Sekolah

Cegah Kecacingan dan Stunting

Sejumlah anak sekolah akan meminum obat pencegahan kecacingan dan stunting di salah satu sekolah di wilayah Wonosobo, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/M Abdul Rohman)
Sejumlah anak sekolah akan meminum obat pencegahan kecacingan dan stunting di salah satu sekolah di wilayah Wonosobo, baru-baru ini. (suaramerdeka.com/M Abdul Rohman)

WONOSOBO, suaramerdeka.com - Guna mencegah kecacingan, Dinas Kesehatan Kabupaten Wonosobo menyasar sebanyak 167.390 anak usia 1-12 tahun, berupa pemberian obat pencegahan kecacingan sepanjang bulan Mei dan Oktober 2018. Selain mencegah kecacingan, pemberian obat tersebut juga mencegah stunting (gangguan pertumbuhan dan perkembangan fisik disertai gangguan fungsi kognitif).

Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Wonosobo, Jaelan Sulat menyebutkan, dari sebanyak 167.390 anak yang menjadi sasaran program, sebanyak 50.697 anak merupakan anak belum sekolah, 30.145 anak taman kanak-kanak (TK) atau pendidikan anak usia dini (PAUD), dan sebanyak 86.548 anak merupakan siswa sekolah dasar (SD) mau pun madrasah ibtidaiyah (MI) di seluruh Wonosobo.

"Pemberian obat pencehan massal untuk memberantas kecacingan dan mencegah stunting ini dilakukan berbasis pos pelayanan terpadu (posyandu) dan sekolah. Selain diberikan kepada anak, program juga diberikan kepada semua ibu hamil anemia dengan hasil pemeriksaan cacing positif. Semua puskesmas bisa melakukan skrining pada ibu hamil, dengan diperiksa kadar hemoglobin (HB), jika kurang dari standar diperiksa kecacingannya," beber dia.

Para ibu hamil yang diperiksa dan hasilnya positif, maka petugas akan memberikan obat cacing Albendazol yang aman untuk ibu hamil. Pihaknya memastikan, ketersediaan logistik obat untuk program pemberian obat pencegahan massal tersebut tersedia dan cukup. "Logistik kita pastikan tersedia dan cukup. Kami harap, semua orang tua mau pun ibu hamil bisa berperan aktif mensukseskan program ini agar program pemberantasan kecacingan dan pencehagan stunting terealisasi
maksimal," harapnya.


(M Abdul Rohman/CN40/SM Network)