• KANAL BERITA

Gelar Aksi Damai, Mahasiswa Budi Luhur Kecam Terorisme

foto: suaramerdeka.com/Arif M Iqbal
foto: suaramerdeka.com/Arif M Iqbal

JAKARTA, suaramerdeka.com - Sejumlah mahasiswa Universitas Budi Luhur (UBL) Jakarta melakukan aksi damai untuk mengecam tindakan teror yang terjadi di beberapa tempat belakangan ini. Kegiatan yang berlangsung di depan kampus UBL tersebut merupakan aksi nyata dari elemen mahasiswa untuk mengkampanyekan bahaya radikalisme ke khalayak umum. "Kegiatan ini didukung penuh oleh Polri yang diwakili aparat kepolisian dari Polsek Pesanggarahan. Penghargaan pun diberikan kepada perwakilan polisi yang hadir sebagai tanda mahasiswa mendukung aparat negara dalam memberantas terorisme," kata Zajuli, salah satu mahasiswa yang ikut aksi damai.

"Ini merupakan bentuk respons mahasiswa sebagai agent of change, kita tidak boleh diam terhadap radikalisme yang mulai masuk kampus," ujar Sisi Reina, salah satu mahasiswi dalam orasinya.

Menurut data dari Badan Intelijen Negara (BIN) pada tahun 2017, sekitar 39 persen mahasiswa terkena paham radikalisme. Lebih parahnya lagi paham radikalisme tersebut menyebar di kampus-kampus dan belum ada upaya konkret dari lemerintah untuk menangani masalah terorisme dan radikalisme.

Kepala Pusat Studi Kebudiluhuran (PSBL) UBL, Dr Yusran mengatakan, bahwa pemerintah dan DPR harus segera mengesahkan RUU Terorisme agar aparat kepolisian dapat melakukan upaya pencegahan tindakan teroris yang hari ini menggaet mahasiswa sebagai targetnya. 

Acara pernyataan sikap tersebut ditutup dengan pembagian takjil dan pembacaan do’a untuk para korban serta penyalaan lilin sebagai ungkapan belasungkawa dan bentuk solidaritas. 


(Arif M Iqbal /CN40/SM Network)