• KANAL BERITA

PSI: Bawaslu Terlalu Diskriminatif

Foto: Jitunews
Foto: Jitunews

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pascadilaporkan ke Bareskrim Mabes Polri atas tuduhan curi start kampanye oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Partai Solidaritas Indonesia (PSI) akan melaporkan Ketua Bawaslu RI, Abhan, dan anggota Bawaslu, Mochammad Afifuddin, ke Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP).

Keduanya dilaporkan atas dugaan melakukan pelanggaran etik.

"Tindakan mereka mendesak polisi untuk menetapkan tersangka tersebut telah melampaui batas kewenangan dan mengiring opini massa seolah-olah PSI telah bersalah. Kami akan melaporkan pekan depan,” kata Ketua Umum PSI, Grace Natalie, dalam keterangan pers, Sabtu (19/5).

Selain itu, PSI menyatakan, kedua pejabat Bawaslu RI bersikap diskriminatif  dengan melaporkan PSI, tapi mendiamkan praktik-praktik partai politik lain. “Padahal banyak partai politik lain yang beriklan dengan menampilkan logo dan nomor urut partai mereka,” ujarnya.

Materi kampanye sebagaimana diatur dalam Pasal 274 ayat (1) UU Pemilu yaitu materi yang memuat visi, misi, dan program parpol.

Pada kenyataannya, lanjut Grace, materi PSI yang dimuat dalam koran Jawa Pos edisi 23 April 2018 tidak memuat visi, misi, dan program PSI. “Bahkan dalam iklan tersebut tidak ada satu pun foto pengurus atau kader PSI yang ditampilkan,” ucapnya.

 


(Viva/CN41/SM Network)