• KANAL BERITA

Kemenag-Komisi Pengawas Arab Saudi Bahas Percepatan Imigrasi Jamaah Haji

Foto: Kemenag
Foto: Kemenag

JAKARTA, suaramerdeka.com - Direktorat Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU)  Kemenag RI menerima kunjungan Komisi Pengawas Arab Saudi. Kedua belah pihak menggelar pertemuan di lantai II gedung Kementerian Agama, Jakarta.

Pertemuan ini membahas percepatan proses keimigrasian jemaah haji Indonesia tahun ini.  Harapannya,  waktu tunggu jemaah di bandara bisa dipangkas.

Dirjen PHU Nizar Ali dalam kesempatan tersebut memaparkan tinjauan perekaman data biometrik jemaah haji pre departure pada musim haji tahun 1439H/2018M serta kuato jemaah haji, termasuk persiapan paspor jemaah haji.

Berdasarkan MoU antara Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Arab Saudi, kuota jemaah haji Indonesia pada musim tahun 1439 H/2018 M untuk kategori reguler berjumlah 204.000, kategori khusus 17.000 dan kuota petugas berjumlah 4.100 dengan total 225.100.

"Selama ini yang menjadi keluhan dari jemaah haji kita adalah proses imigrasi di Arab Sauid yang memakan waktu 4-5 jam. Apalagi jemaah haji kita sudah melakukan perjalanan selama 10-12 jam. Inilah yang kita bahas agar proses imigrasi ini dilakukan percepatan," kata Nizar Ali, Jumat (18/5).

"Ini gebrakan yang luar biasa dalam memangkas waktu tunggu selama 4-5 jam di Arab Saudi. Inilah yang ditunggu-tungu oleh jemaah dari segi logika ini akan mempermudah jemaah," sambung Nizar Ali.

Dia menambahkan pengambilan data biometrik yang bisa dilakukan adalah dengan mengunakan data (raw material) yang sudah ada dan melakukan perekaman langsung pada saat jemaah masuk asrama embarkasi (jumlah embarkasi 18) sebelum keberangkatan jemaah ke Arab Saudi.


(Fadhil Nugroho Adi, Kemenag/CN41)