• KANAL BERITA

Perbaikan Rumah Rusak Akibat Gempa Harus Dikebut

Foto suaramerdeka.com/dok
Foto suaramerdeka.com/dok

BANJARNEGARA,suaramerdeka.com - DPRD Banjarnegara memberi ultimatum penanganan rumah rusak ringan akibat bencana gempa bumi di Kecamatan Kalibening, bisa diselesaikan sebelum Lebaran.

Sebab, rumah rusak ringan sudah ditetapkan penanganannya oleh pemerintah daerah. Adapun rumah rusak berat/ambruk dan rusak sedang oleh pemerintah pusat.

''Kami ingin tahapan penanganannya jelas. Kapan perbaikan rumah rusak dilakukan. Demikian pula perbaikan sekolah, mushala dan masjid. Kami ingin sebelum Idul Fitri warga yang rumahnya rusak ringan sudah bisa menempati lagi rumahnya dan tidak tinggal di tenda atau penampungan lagi,'' kata Wakil Ketua DPRD Banjarnegara, Bambang PS, Jumat (18/5).

Dewan juga menargetkan supaya awal tahun ajaran baru mendatang, para siswa SD dan SMP yang sekolahnya rusak sudah tidak bersekolah di tenda lagi. Melainkan sudah menempati sekolah mereka lagi. Artinya perbaikan sekolah rusak diharapkan sudah selesai sebelum tahun ajaran baru dimulai.

''Kami minta data rumah rusak ringan, sedang dan rusak berat atau ambruk sudah bisa dikunci. Tujuannya agar perbaikan bisa segera dilakukan. Untuk mushala dan masjid bisa menggunakan dana bantuan dari masyarakat dan donatur lain. Ada ratusan juta dana itu untuk apa kalau tidak digunakan,'' kata Ketua DPRD, Nuryanto.

Dia menekankan supaya pada Lebaran nanti rumah rusak ringan sudah selesai diperbaiki dan warga sudah kembali ke rumahnya itu. Mushala dan masjid juga sudah mulai diperbaiki karena kini sudah masuk bulan Ramadan dan kemudian Idul Fitri.

Rapat membahas penanganan bencana tersebut dihadiri oleh Ketua DPRD Nuryanto, wakil ketua Bawono, Indaro dan Bambang PS. Hadir pula para anggota DPRD dan perwakilan sekitar 11 OPD antara lain BPBD, DPU, Dinkes, Dinsos dan lainnya. Ada juga dari PMI Banjarnegara.

Kalak BPBD Banjarnegara, Arief Rahman, mengemukakan data rumah rusak berat sebanyak 238 unit sudah ditetapkan dan ada SK-nya. Adapun untuk data rumah rusak sedang sebanyak 175 unit dan rusak ringan 281 unit masih dalam proses validasi. Data tersebut akan segera dikunci untuk diterbitkan SK-nya.


(M Syarif SW/CN19/SM Network)