• KANAL BERITA

Parpol Rentan Manfaatkan Bulan Ramadan untuk Kampanye

Ilustrasi: Okezone
Ilustrasi: Okezone

PANDEGLANG, suaramerdeka.com - Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kabupaten Pandeglang Karsono mengingatkan para pengawas di tingkat kecamatan agar tidak lengah. Mereka diminta tetap meningkatkan pemantauan untuk menghindari adanya kegiatan kampanye di luar ketentuan.

Di bulan Ramadan ini Panwaslu mengkhawatirkan adanya oknum partai politik yang melakukan kampanye di luar jadwal dan menggunakan fasilitas tempat ibadah.

"Potensi pelanggarannya yang dikhawatirkan, yakni kegiatan parpol dilaksanakan di tempat ibadah. Jangan sampai terjadi hal seperti itu. Teman-teman (Panwascam, red) jangan lengah. Jangan sampai momen Ramadan dijadikan sebagai kampanye Parpol yang di luar jadwal," kata Karsono seperti dikutip RRI, Jumat (18/5).

Dia mengakui, momentum bulan suci Ramadan rentan dijadikan sebagai sarana berpolitik. Untuk itu pihaknya melakukan kerjasama dengan pengawas dari kecamatan hingga desa untuk memantau seluruh aktivitas politik parpol. "Jangan sampai kegiatan politik itu dilakukan di luar kaidah-kaidah yang ditentukan," imbuhnya.

Bukan hanya itu, kegiatan yang diinisiasi oleh Parpol juga harus diinformasikan kepada KPU dan Panwaslu, paling lambat satu hari sebelum acara. Pemberitahuan itu berdasarkan Surat Edaran KPU Nomor 216 tentang Kegiatan Parpol Sebelum Masa Kampanye.

Selain melarang memanfaatkan bulan puasa untuk berkampanye, Panwaslu juga melarang pembagian sembako disertai atribut Parpol. Menurut Karsono, hal itu dilarang karena dapat mengarahkan masyarakat untuk memilih seseorang atau Parpol tertentu.


(RRI/CN41/SM Network)