• KANAL BERITA

Indonesia Akan Menjadi Pelaku Ekonomi Digital Terbesar di Asia Tenggara

Foto: suaramerdeka.com / Benny Benke
Foto: suaramerdeka.com / Benny Benke

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemanfaatan teknologi cloud computing diharapkan akan bisa mendorong lndonesia menjadi pelaku ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada 2020. Demikian simpulan dalam seminar Cloud Computing: "Dengan Cloud Computing Menuju 2020, Indonesia Sebagai Digital Powerhouse di Asia."

Seminar yang diselenggarakan di Hotel Westin, Kuningan, Jakarta, itu secara gamblang menyoroti perkembangan teknologi digital yang makin pesat di dunia, yang tak boleh diabaikan oleh Indonesia. Menimbang sebagai salah satu negara berpenduduk terpadat di dunia, menjadi sangat wajar jika Presiden RI menginginkan Indonesia tampil sebagai pelaku ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara pada tahun 2020.

Bekal itu disokong dengan kekuatan 132,7 juta pengguna internet serta 92 juta pengguna gadget aktif di Tanah Air. Potensi itulah yang kemudian direspons oleh Magister Manajemen, Fakultas  Ekonomi dan Bisnis, Universitas Gadjah Mada, yang mengagas seminar ini. Menghadirkan sejumlah pembicara dengan Iatar belakang kepakaran di bidang ekonomi digital, dengan keynote speker Prof. Sri Adiningsih, dari Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).

Direktur Program Magister Manajemen FEB UGM, Prof. Eduardus Tandelilin, berharap seminar ini akan mampu mengedukasi publik terkait dengan keberadaan teknologi cloud computing sebagai infrastruktur pendukung bisnis di masa depan.  Menurut guru besar ilmu ekonomi UGM ini, komponen kunci untuk meningkatkan perkembangan ekonomi digital di masa depan adalah mengadopsi penggunaan teknologi digital.

Seperti cloud computing yang di dalamnya menggunakan penyimpanan data terukur, komputasi dan pemrosesan, via Artificial Intelligence (AI), Machine Learning (ML), Internet of Things (loT) serta sejumlah sarana penunjang Iainnya.  “Cloud computing ini sangat membantu perkembangan budaya inovasi di seluruh skala bisnis sekaligus memberikan akses untuk berinovasi dengan teknologi termurah dan tercepat," ujar Eduardus Tandelilin.

Dia menambahkan, sebagai penyelenggara berharap hadirnya seminar ini mampu mendorong pihak pemerintah untuk mendukung setiap kebijakan keamanan. Serta dapat diandalkan atas pemakaian infrastruktur digital yang digunakan oleh sektor publik dan swasta.  Turunannya, pelaku usaha Iokal skala besar, menengah dan kecil, diharapkan juga akan terbukanya akses dan menggunakan infrastruktur digital yang tersedia.


(Benny Benke/CN26/SM Network)