• KANAL BERITA

Lansia di Rembang Terima Santunan Rp 360 Ribu/Bulan

PIKIRKAN LANSIA : Bupati Abdul Hafidz mengungkapkan rencananya memikirkan orang tua lanjut usia (lansia) saat berbicara dalam peresmian sanggar budaya di Desa Sengasri Kragan. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)
PIKIRKAN LANSIA : Bupati Abdul Hafidz mengungkapkan rencananya memikirkan orang tua lanjut usia (lansia) saat berbicara dalam peresmian sanggar budaya di Desa Sengasri Kragan. (suaramerdeka.com/Ilyas al-Musthofa)

REMBANG, suaramerdeka.com – Pemkab Rembang telah merumuskan rencana pemberian santunan orang tua lanjut usia (lansia) sebesar Rp 360 ribu/bulan. Saat ini Pemkab masih mengumpulkan data dan informasi terkait lansia yang memenuhi syarat sebagai penerima santuna.

Bupati Rembang, Abdul Hafidz mengungkapkan, kategori lansia yang akan mendapatkan santunan bulan itu adalah yang tidak memiliki keluarga. Selain itu, secara ekonomi lansia tersebut memang tidak memiliki penghasilan sama sekali.

“Kami sedang mencari lansia yang tidak punya keluarga dan tidak memiliki penghasilan. Kesehariannya orang tersebut hanya bergantung pada kepedulian dari orang lain saja,” terang Hafidz saat persemian sanggar budaya di Sendangasri Kragan.

Hafidz meminta kepada seluruh Kepala Desa agar segera melaporkan ke Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (Dinsos PPKB) jika menemui adanya lansia sebatang kara yang tidak terurus. Selanjutnya, lansi tersebut akan ditindaklanjuti dengan bantuan setiap bulan. 

“Silahkan, jika ada di desanya lansia tidak memiliki keluarga agar Kades melapor ke Dinsos PPKB. Nanti akan saya rumuskan dan dikasih bantuan setiap bulan Rp 360 ribu. Saat ini sudah ada data 702 lansia yang dimasukan,” jelas Hafidz.

Menurut Hafidz, nasib lansia tanpa keluarga memangs elayaknya menjadi tanggung-jawab pemerintah, baik Kades, Camat atau Bupati. Kebijakan tersebut diharapkan akan mampu menekan angka kemiskinan di Rembang.


(Ilyas al-Musthofa/CN39/SM Network)