• KANAL BERITA

Tentara Harus Dibekali Pengetahuan Narkoba

PENYULUHAN: Sejumlah tentara dengan seksama mendengarkan penyuluhan yang diberikan oleh dr Ditya Dewi dari Detasemen Kesehatan Tentara Wilayah (Denkesyah) Yogyakarta saat Penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan Penyalalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Makodim 0734/Yogyakarta, Rabu (16/5). (suaramerdeka.com/Gading Persada)
PENYULUHAN: Sejumlah tentara dengan seksama mendengarkan penyuluhan yang diberikan oleh dr Ditya Dewi dari Detasemen Kesehatan Tentara Wilayah (Denkesyah) Yogyakarta saat Penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan Penyalalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Makodim 0734/Yogyakarta, Rabu (16/5). (suaramerdeka.com/Gading Persada)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Maraknya peredaran narkotika dan obat-obatan terlarang atau narkoba yang sudah merasuk ke semua sendi masyarakat perlu diantisipasi oleh semua pihak. Tak terkecuali di kalangan TNI. Bahkan setiap tentara wajib membekali diri mereka dengan pengetahuan narkotika.

“Pembekalan diri tentang apa itu narkoba dan bahayanya. Ini penting dimiliki setiap tentara,” tegas dokter dari Detasemen Kesehatan Tentara Wilayah (Denkesyah) Yogyakarta Ditya Dewi dihadapan ratusan tentara yang mengikuti Penyuluhan Pencegahan, Pemberantasan Penyalalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Makodim 0734/Yogyakarta, Rabu (16/5).

Total ada sekitar 100 tentara termasuk sejumlah PNS TNI yang ambil bagian pada penyuluhan selama setengah hari tersebut.

“Di dunia kedokteran Psikotropika digunakan untuk membantu pengobatan. Psikotropika sendiri merupakan zat adiktif yang mempunyai pengaruh terhadap susunan saraf pusat. Narkoba bekerja mempengaruhi saraf manusia dan apabila digunakan secara  sering atau bahkan berlebihan  akan menimbulkan ketergantungan bagi manusia dan akan sering berhalusinasi yang berlebihan dan sulit untuk tidur,” papar dr. Ditya Dewi.

Ditya berharap lewat kegiatan penyuluhan tersebut, Kodim Jogja dapat membantu program P4GN serta dapat tercipta lingkungan kerja yang bersih dari penyalahgunaan narkoba, mengingat tingginya peredaran gelap narkoba di Indonesia.

“Karena peredaran narkoba yang masif dan sangat tinggi mengharuskan seluruh pihak baik TNI, instansi pemerintah maupun instansi swasta bersinergi dalam melakukan Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di wilayah masing-masing,” jelas wanita berhijab itu.

Sebelumnya, saat membuka kegiatan  Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0734/Yogyakarta Mayor Inf Munasik menjelaskan acara penyuluhan sebagai upaya untuk menghindari penyalahgunaan narkoba disatuan Kodim 0734 sebagai program satuan yang harus dijalankan.

“Tujuannya sederhana untuk meminimalisir pelanggaran, lebih-lebih pelanggaran yang berkaitan dengan narkoba, yang notabenenya merupakan katagori pelanggaran berat,” tandas Munasik.


(Gading Persada /CN39/SM Network)